Pengendara di Bengkulu Utara Diimbau Waspada Ini
Penampakan jalan di Kabupaten Bengkulu Utara yang tergenang air yang dapat membahayakan pengguna jalan saat melintas. -APRIZAL/BE-
Harianbengkuluekspress.id – Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara menimbulkan dampak serius terhadap infrastruktur jalan. Sejumlah titik jalan mengalami abrasi dan kerusakan serta bahkan beberapa ruas jalan lintas tergenang banjir. Menyikapi situasi ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengendara agar lebih waspada dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Kasatlantas Polres Bengkulu Utara, AKP Melisa menyampaikan, bahwa kondisi jalan di sejumlah wilayah kini cukup memprihatinkan akibat abrasi tanah, terutama di daerah pesisir dan jalur yang berada dekat dengan aliran sungai. Menurutnya, hal ini menimbulkan potensi bahaya lalu lintas yang meningkat, terutama ketika malam hari atau saat hujan deras melanda.
“Sejumlah titik di Bengkulu Utara mengalami kerusakan jalan akibat abrasi. Ditambah lagi musim penghujan menyebabkan beberapa ruas jalan lintas mengalami genangan air, seperti di wilayah Kecamatan Batik Nau dan beberapa titik lainnya. Kondisi ini jelas menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengendara,” jelas AKP Melisa.
BACA JUGA: Peternak di Mukomuko Diminta Jaga Kebersihan Kandang. Ini Tujuannya
Beliau menekankan, pentingnya kehati-hatian dalam berkendara. Pengendara roda dua maupun roda empat diminta untuk selalu mengurangi kecepatan, terutama di jalur yang tergenang air atau rawan longsor. Dengan mengendalikan laju kendaraan, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.
Selain faktor kecepatan, Kasatlantas juga menegaskan, pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan. Bagi pengendara motor diwajibkan memakai helm berstandar SNI, sementara pengemudi mobil diminta selalu menggunakan sabuk pengaman. Tak hanya itu, kondisi kendaraan juga harus dipastikan prima sebelum digunakan. Mulai dari sistem pengereman, lampu penerangan, hingga kondisi ban perlu diperhatikan, mengingat jalan licin saat hujan sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami berharap para pengendara dapat lebih disiplin, bukan hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. Dengan kesadaran bersama, potensi kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir,” tambahnya.
Lebih jauh, Satlantas Polres Bengkulu Utara juga melakukan pemantauan di beberapa titik rawan. Petugas kepolisian disiagakan untuk membantu mengatur lalu lintas apabila terjadi genangan banjir yang menghambat perjalanan. Informasi terkini mengenai kondisi jalan dan cuaca pun terus disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi agar pengguna jalan dapat melakukan antisipasi lebih awal.
"Masyarakat diimbau agar tidak memaksakan diri melintas di jalan yang sudah tergenang air tinggi atau berisiko longsor. Alternatif jalur lain bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Dengan adanya kesadaran dari masyarakat dan dukungan dari aparat kepolisian, diharapkan aktivitas lalu lintas di Bengkulu Utara tetap berjalan lancar meski dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem," tandasnya.(afrizal)