Seorang Warga Desa Urai Diduga Terseret Longsor dan Tenggelam di Pantai Ketahun, Masyarakat Lakukan Pencarian
Tempat dimana warga desa urai diduga terseret longsor dan tenggelam di Pantai Ketahun, Rabu 8 Oktober 2025.-Aprizal/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Seorang warga Desa Urai, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara (BU), dilaporkan hilang dan diduga tenggelam setelah terseret longsoran tanah di kawasan pantai setempat pada Rabu sore 8 Oktober 2025.
Korban diketahui bernama Dartono (52), seorang wiraswasta asal Desa Urai. Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Ketahun AKP Rastyono, SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa warga yang hilang dan diduga terseret longsoran di kawasan pantai Desa Urai.
Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan upaya pencarian.
BACA JUGA:Dilibas Arab Saudi 2-3, Peluang Timnas Indonesia Nyaris Pupus, Jay Idzes:Ini Belum Berakhir
BACA JUGA:Tim Setneg Turun Tangan Evaluasi MBG di Bengkulu, Datangi Sekolah Ini
“Begitu kami mendapat laporan, personel Polsek Ketahun langsung turun ke TKP. Dari hasil olah tempat kejadian, kami menemukan kendaraan dan perlengkapan pancing milik korban di atas tebing. Diduga kuat korban ikut terbawa tanah longsor ke arah laut,” ujar AKP Rastyono, Rabu malam 8 Oktober 2025.
Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian bersama masyarakat telah melakukan pencarian awal dengan menyisir sepanjang garis pantai.
Selain itu, Polsek Ketahun juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk melibatkan Tim Basarnas guna memperluas area pencarian, terutama di wilayah laut.
“Kami terus berupaya maksimal bersama tim gabungan untuk menemukan korban. Situasi di lokasi cukup menantang karena posisi tebing yang curam dan ombak yang cukup besar. Namun pencarian tetap kami lanjutkan hingga korban ditemukan,” tegas Kapolsek.
BACA JUGA:Sidang Perdana: Modus Korupsi DPRD Kaur, Terdakwa Dirikan Agen Travel Fiktif
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan. Korban belum ditemukan dan diduga terbawa arus laut setelah jatuh bersama material longsor.
Polsek Ketahun juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk mengerahkan Tim Basarnas demi memperluas jangkauan pencarian, terutama ke wilayah perairan yang lebih dalam.(Aprizal)