PAD Seluma Sampai Oktober Capai Rp 31 M
Kepala Bapenda Seluma, Suparjoh--
Harianbengkuluekspress.id - Tahun 2025 hingga memasuki bulan Oktober ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah terrealisasi sebesar 71 persen atau jika dirupiahkan mencapai Rp 31 Miliar. Sekalipun demikian, pencapaian tersebut masih bisa bertambah hingga di penghujung tahun 2025 ini.
“Kita jelas sangat optimis penambahan PAD ini hingga akhir tahun kerena saat ini saja sudah Rp 31 M lebih masih tersisa dua bulan ke depan,” sampai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Suparjoh kepada wartawan.
Disampaikan, jika kita ditargetkan PAD ini sebesar Ro 44 miliar. Sehingga inilah yang masih harus dikejar ke lapangan untuk pencapaian PAD yang telah ditargetkan. Berasal dari beberapa sektor unggulan. Mulai dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah tercapai sebesar Rp 5,9 miliar, opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah tercapai sebesar Rp 5,1 miliar, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 422 juta dari target Rp 2,5 miliar, serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dengan realisasi Rp 6,3 miliar dari target Rp 10,7 miliar.
“BPHTB target terlalu besar Rp 2,5 M dan ini baru tercapai Rp 422 juta saja,” sampainya.
BACA JUGA: 61.055 Keluarga di Bengkulu Berisiko Stunting, Begini Cara Deteksi
BACA JUGA: Inflasi Terkendali, Waspada Gejolak Harga!
Ditambahkan, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) turut menyumbang signifikan dengan capaian Rp 5,6 miliar dari target Rp 7,7 miliar. Untuk pencapai PAD lebih meningkat, maka tidak ada kata lain untuk meningkatkan koordinasi dengan OPD penghasil dan meningkatkan pengawasan agar potensi pajak daerah dapat tergali maksimal.
“Seperti pada OPD Disperindagkop dari sektor pajak dan retribusi pasar dan beberapa OPD lainnya,” ujarnya singkat. (Jefrianto)