Harian Bengkulu Ekspress

Bulog Rejang Lebong Siap Serap Gabah Petani, Segini Harga Belinya

-Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha-IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id  - Perum Bulog Cabang Rejang Lebong memastikan kesiapan menampung gabah hasil panen petani di wilayah kerjanya pada musim panen akhir tahun 2025. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas harga dan kesejahteraan petani di tiga kabupaten, yakni Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha menyampaikan, pihaknya siap membeli gabah petani dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram untuk kategori gabah kering panen di tingkat petani.

"Bulog Rejang Lebong siap menyerap gabah petani pada musim panen akhir 2025 dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ini bagian dari komitmen kami menjaga harga agar tetap stabil sekaligus melindungi petani," ujar Yudha.

BACA JUGA: Warga Kepahiang Gotong Royong Tebas Bayang Jalan Kabupaten, Ini Tujuannya

BACA JUGA:Masih Dibuka, Tersedia 1.112 Perusahaan, Berikut Cara Cek Kuota Magang Nasional Bergaji UMP

Yudha menjelaskan, potensi panen terbesar terdapat di Kabupaten Lebong dengan luas lahan sawah mencapai 7.000 hektare. Adapun musim panen di wilayah tersebut diperkirakan dimulai pada akhir November mendatang.

Hingga Oktober 2025, Bulog Cabang Rejang Lebong telah merealisasikan pengadaan setara beras sebanyak 811 ton dari target 968 ton. Target ini diyakini akan tercapai bahkan berpotensi terlampaui hingga akhir tahun.

Untuk memperlancar penyerapan gabah dan beras, Bulog menggandeng sejumlah penggilingan gabah mitra (maklon) di wilayah kerja mereka. Dari hasil kerja sama ini, Bulog menargetkan penyerapan minimal 500 ton gabah pada periode November–Desember 2025.

"Bulog optimistis target pengadaan tahun ini bisa tercapai. Kami juga bersinergi dengan Babinsa TNI dan petugas penyuluh pertanian agar dapat memperoleh data dan lokasi panen secara cepat dan akurat," jelas Yudha.

Yudha menambahkan, penyerapan gabah oleh Bulog tidak hanya untuk memenuhi cadangan beras pemerintah, tetapi juga sebagai upaya menjaga kestabilan harga di pasaran, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjamin ketersediaan pangan masyarakat di wilayah Rejang Lebong dan sekitarnya.

"Penyerapan gabah ini bagian dari peran Bulog dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kami berharap dukungan semua pihak agar kerja sama ini berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi petani," demikian Yudha.(ari)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan