Harian Bengkulu Ekspress

Desa Batu Dewa Lestarikan Sumber Air

ARY/BE Kades Batu Dewa saat menunjukan sumber mata air Air Bulak yang mereka lestarikan--

Harianbengkuluekspress.id - Desa Batu Dewa Kecamatan Curup Utara komitmen untuk melestarikan sumber mata air alami yang ada di desa tersebut. Hal tersebut disampaikan  Kades Batu Dewa, Putra Jaya.

"Kami Desa Batu Dewa komitmen untuk menjaga kelestarian dua sumber mata air alami yang ada di desa kami ini," ungkap Putra Jaya.

Diungkapkan Putra Jaya, ada dua sumber mata air yang saat ini masih terus terjaga dan terawal di desa mereka yaitu Air Bulak Atas dan Air Bulak Bawah. Air Bulak Atas sendiri merupakan sumber mata air yang berbentuk kolam yang memiliki kedalaman hingga 1 meter. Airnya sendiri keluar dari celah batu yang berada di satu sisi kolam.

Sedangkan Air Bulak Bawah adalah sumber mata air yang keluar dari celah tebing dan saat ini telah dibuat tiga buah pancuran.

"Kedua sumber mata air ini saat ini masih digunakan masyarakat untuk aktifitas sehari-hari baik mandi maupun mencuci bahkan untuk menuhi kebutuhan air bersih warga," terang Putra Jaya.

BACA JUGA:Suban Ayam Kembangkan Bawang Merah

BACA JUGA:21 Calon KPID Bengkulu Fit And Propert Test, Wawancara Tahap Krusial Sebagai Penentu Kelulusan

Selain itu, menurut Putra dua sumber mata air tersebut juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Batu Dewa dengan dilakukan pembangunan sarana air bersih yang bersumber dari mata air tersebut.

"Sumber mata air ini juga sudah kita bangun fasilitas sarana air bersih dan dialirkan ke rumah-rumah warga," kata Putra.

Hanya saja menurut Putra, dengan fasilitas yang ada tersebut baru bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang berada di sekitar mata air tersebut. Sehingga pihak desa berencana untuk mengembangkannya sehingga cakupannya bisa lebih luas lagi.

Sementara itu, untuk menjaga kelestarian dua sumber mata air tersebut, menurut Putra pihaknya tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menebang pohon-pohon terutama pohon bambu yang berada di sekitar dua mata air tersebut.

"Agar mata air ini tetap terjaga, kami pihak desa terus menjaga kelestarian lingkungan disekitarnya dengan tidak menebang pohon-pohon yang ada," demikian Putra. (Ary)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan