Realisasi Belanja Lebong Capai Segini
RAPAT: Wabup Lebong, Bambang ASB SSos MSi memimpin langsung Rakorpim TEPRA I tahun 2025.- IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Realisasi belanja daerah Kabupaten Lebong pada triwulan III tahun 2025 mencapai 68 persen dari target minimal 70 persen. Hal tersebut diketahui dari hasil Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Tim evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) ke-I tahun 2025 Kabupaten Lebong yang dilaksanakan di gedung graha bina praja Sekretariat Daerah (Setda) Lebong, Rabu 15 Oktober 2025.
Dalam sampaiannya, Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Bambang ASB SSos MSi setelah memimpin rapat mengatakan, bahwa untuk pelaksanaan rapat Tepra I tahun 2025, telah dilaksanakan. Dimana rapat tepra sangatlah penting penting terkait dengan kontrol dan monitoring terhadap program-program yang sudah direncanakan.
“Pada dokumen penganggaran yang telah ada,” sampainya.
BACA JUGA: Bupati Kepahiang Siapkan Infrastruktur Lokal untuk Hadapi Ini
BACA JUGA: Lulusan Poltek Rafflesia Siap Bersaing, Ini Kelebihannya
Lanjut Wabup, seharusnya untuk realisasi belanja pada triwulan III sudah harus mencapai 70 persen. Namun saat ini di Kabupaten Lebong baru mencapai 68 persen atau kurang sedikit dari target yang seharusnya.
“Pada saat ini posisi realisasi diangka 68 persen, namun hal tersebut tidak menjadi persoalan,” ucapnya.
Masih kata Wabup, belum tercapainya realisasi belanja daerah dari target sendiri dikarenakan proses penganggaran baru selesai pada bulan Juni 2025. Hal ini dikarenakan adanya efisiensi anggaran, sehingga pelaksanaan realisasi anggaran ikut mundur.
“Penggaran baru selesai beberapa bulan yang lalu,” tuturnya.
Selain itu ucap Bupati, masih ada beberapa Dinas tertentu seperti Dinas PUPR-Hub yang realiasi anggarannya belum terserap pada triwulan III karena banyak kegiatan fisik yang masih berjalan, sehingag nantinya bisa dilihat pada akhir tahun atau triwulan IV pada pelaksanaan TEPRA ke II.
“biasanya pada penghujung tahun khusunya pencairan kegiatan fisik baru bisa dilihat,” jelasnya.
Ditambahkan Wabup, meskipun realiasi anggaran belum memenuhi target pada dari hasil rapat Tepra I, diharapkan kepada OPD teknis bisa selalu menterjemahkan bahwa realiasi anggaran nantinya bisa dioptimalkan atau dimaksimalkan sesuaid engan jadwal pelaksanaan kegiatan.
“Disesuaikan dengan dokumen penggunaan anggaran,” ujarnya.
Sehingga nantinya ucap Wabup di kahir tahun 2025 ini nantinya tidak ada lagi kegiatan yang tidak terlaksana yang tidak menyerap anggaran. Jangan sampai dengan kondisi efisiensi saat ini, anggaran yang kecil tidak bisa terserap.