Harian Bengkulu Ekspress

Tolak atau Terima Tambang Emas? Bupati Seluma Gelar Dialog Terbuka

Bupati Seluma Teddy Rahman-IST/BE-

Harianbengkuluekspress.id - Menjelang rencana eksploitasi tambang emas di Kabupaten Seluma, Bupati Seluma Teddy Rahman SE MM akan menggelar dialog terbuka pada Selasa, 21 Oktober mendatang. 

Dialog ini akan mengundang semua elemen masyarakat, mulai dari kepala desa, BPD, tokoh masyarakat serta mahasiswa. 

“Seluma berdialog ini akan sering dilakukan nantinya, untuk lokasi masih kita bahas lagi,” kata Bupati Teddy. 

Ditegaskan, Seluma berdialog ini sangat penting untuk dilakukan menjelang rencana dimulainya aktivitas tambang ini. Karena dalam dialog pihak yang diundang bebas menyampaikan pendapat dan tanggapan. Sehingga aspirasi dan tanggapan  akan ditampung dan akan dituangkan dalam berita acara oleh notulen.

BACA JUGA:Kembali Batal, Pembangunan Jembatan Diambil Alih BPJN

BACA JUGA:Dua Oknum Guru Kepergok di Rumah, Suami Lapor ke Inspektorat

"Nanti saat dialog silahkan pihak-pihak yang hadir menyampaikan pendapat dan tanggapan. Entah itu menerima ataupun menolak, silahkan sampaikan beserta dengan alasannya," tegasnya.

Dialog ini tidak cukup sekali, karena Kabupaten Seluma menjadi lokus, sebab lokasi tambang ini berada di Kabupaten Seluma, dengan menyampaikan dan meminta kajian kajian berdasarkan bidang ilmu masing masing.

“Ini merupakan bagian dari meminimalisir gejolak ke depannya. Sehingga sebelum itu terjadi manajemen perusahaan tambang harus berkomitmen dan jangan sampai masyarakat menjadi dampak negatif,” ujarnya.

Ditambahkan, Pemkab Seluma merupakan jembatan masyarakat. Masyarakat harus mengeluarkan suara dan pendapat sebelum eksploitasi tambang emas ini dilaksanakan.

"Suara saya, suara Pemkab Seluma adalah suara masyarakat. Apapun nanti keputusan atau kesimpulan dari dialog, itulah yang akan kami sampaikan ke pihak perusahaan," ucap Teddy. 

Teddy menambahkan, ia tidak meminta masyarakat setuju ataupun menolak adanya tambang emas ini, melainkan memberikan kuasa selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk menentukan pilihan. Jika seandainya menolak harus disampaikan alasannya yang jelas dan kongkret. 

Begitu juga menyetujui juga harus disampaikan alasannya. Untuk nantinya disampaikan kepada pihak perusahaan yang akan berinvestasi. 

"Saya ingin keberadaan tambang ini nanti jika disetujui menguntungkan masyarakat dan Kabupaten Seluma. Sebab itu dialog ini sangat penting untuk menjaring aspirasi masyarakat," pungkasnya.(333)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan