Harian Bengkulu Ekspress

Cuaca Panas Terik, Dokter Ingatkan Risiko Terhadap Jantung dan Ginjal

Ilsutrasi cuaca panas -istimewa/bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Cuaca panas ekstrem akhir-akhir ini melanda sebagian besar daerah di Indonesia perlu diwaspadai. 

Gerak semu matahari yang berada di selatan ekuator, dengan suhu maksimal bisa mencapai sekitar 36,7 derajat celcius ini  jika tidak diwaspadai  dapat berdampak pada sisi kesehatan. 

Cuaca panas ini ada  banyak netizen yang mengeluhkan cuaca lebih panas daripada biasanya.

"Ini cuaca apaan njir panas banget," ucap pengguna media sosial X @c***lk***l.

"Ini tuh cuaca panas karna apasi?? ya Allah make ac+kipas gak berasa ttp aja kek disembur naga," kata netizen lain.

Meski cuaca panas akrab dengan masyarakat Indonesia, nyatanya tetap harus waspada. 

BACA JUGA:Cuaca Panas Terik Landa Sebagai Wilayah Indonesia, BMKG: Tembus 37,6 Derajat Celcius

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BS, Jumat 17 Oktober 2025: Hujan Ringan Merata, Waspadai Petir dan Angin Kencang di Sore Hari

Cuaca panas dapat mempengaruhi kesehatan seperti gangguan pada organ dalam, seperti penyakit jantung atau ginjal. 

Spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Vito A Damay, SpJP(K), menjelaskan cuaca panas membuat tubuh bekerja lebih keras. Jantung harus memompa darah lebih cepat ke kulit agar panas bisa dilepaskan. 

Menurutnya, kondisi ini yang dapat memperberat kinerja jantung.

"Pada orang dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau gagal jantung, kondisi ini bisa memicu gejala memburuk, seperti sesak, berdebar, atau bahkan serangan jantung," jelasnya. 

Selain itu, cuaca panas dapat memengaruhi kondisi jantung melalui mekanisme dehidrasi. 

BACA JUGA:Amalkan Doa Ini Saat Cuaca Panas dan Terik, Insya Allah Mendapatkan Keberkahan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan