Waspadai Oli Palsu Pertamina
EKO/BE Sales Area Manager Lampung-Bengkulu PT Pertamina Lubricants Yudha Fajar Rosyadi saat memberikan pemaparan dalam Ngobrol Bareng Bengkel (Ngobeng), di Hotel Mercure Bengkulu, Kamis malam 16 Oktober 2025.--
Harianbengkuluekspress.id - Pasar oli produk PT Pertamina Lubricants di Provinsi Bengkulu cukup baik. Rata-rata penjualan mencapai 150 Kilo Liter (KL) per bulan untuk semua segmen. Di Tengah pasar tinggi itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap peredaran pelumas atau oli palsu.
Sales Area Manager Lampung-Bengkulu PT Pertamina Lubricants Yudha Fajar Rosyadi mengatakan, pemalsuan produk tidak hanya menyasar merek Pertamina saja, tetapi hampir semua produsen pelumas.
"Produk palsu di pelumas itu sebenarnya bukan hanya di produk Pertamina saja, tapi semua pemain atau produsen pelumas itu banyak dipalsukan. Terutama jenis yang sangat laku," ujar Yudha usai menggelar Ngobrol Bareng Bengkel (Ngobeng), di Hotel Mercure Bengkulu, Kamis malam 16 Oktober 2025.
Dijelaskannya, untuk menekan peredaran produk palsu, pihaknya terus gencar melakukan edukasi, baik ke level konsumen langsung maupun ke bengkel-bengkel rekanan.
"Kami terus melakukan edukasi, ke level konsumen, bengkel. Agar bisa diketahui oli asli dan palsu," jelasnya.
BACA JUGA:TPP ASN Pemkot Bengkulu Bakal Dipangkas 50 Persen, Begini Penjelasan Pj Sekda
BACA JUGA:Dinkes Latih Pengelola dan Penjamah Pangan Dapur MBG
Tidak hanya itu, banyak cara mudah bagi masyarakat untuk mendeteksi oli palsu. Yudha mengatakan, konsumen harus jeli memeriksa kemasan dan harga.
"Paling mudah itu mengetahui itu, dari nomor di kemasan oli. Jika di cek QR code (qiris)-nya tidak menampilkan kualitas kontrol pembuatannya, itu bisa dipastikan palsu," terang Yudha.
Selain itu, harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran patut dicurigai. Sebab, pelumas asli Pertamina dibuat melalui proses riset dan menggunakan bahan-bahan terpilih, bukan sekadar minyak biasa.
"Termasuk harga, kalau lebih murah beli di toko lain, maka bisa diindikasikan palsu," tambahnya.
Sementara itu, terkait pasar Bengkulu, Yudha melihat potensi yang sangat baik untuk dimaksimalkan, terutama pada segmen high tier atau kelas atas.
"Potensi Bengkulu ini cukup baik, untuk bisa maksimal. Terutama segmen kami di high tier," ungkapnya.
Pertamina Lubricants, lanjutnya, terus berkomitmen menghadirkan produk-produk pelumas berkualitas terbaik. Jajaran produk unggulan seperti Enduro untuk kendaraan roda dua, Fastron untuk mobil penumpang, serta Meditran dan seri non high tier (NHT) untuk kendaraan komersial dan industri terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar.