Jawab Kebutuhan di Kawasan Pasar Berkembang, Honda Segera Luncurkan Mobil Listrik Baru
Rencana desain mobil listrik keluaran dari Pabrik Honda.-Istimewa/Bengkuluekspress.-
Harianbengkuluekspress.id – Honda kini tengah menyiapkan dua mobil listrik baru untuk pasar Asia, yaitu Super One dan SUV 0 Alpha.
Kedua model ini merupakan bagian dari rencana pabrikan Honda untuk menjawab kebutuhan mobil listrik di kawasan dengan pasar berkembang, termasuk Indonesia.
Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor, Shugo Watanabe mengatakan bahwa penamaan model listrik tersebut masih bersifat konseptual dan tentu bisa berubah tergantung strategi tiap negara.
“Nama Super One sendiri masih konsep. Itu bukan keputusan HPM. Kalau nanti diproduksi di Indonesia, mungkin bisa saja jadi Brio, atau nama lain,” ujar Watanabe, Senin, 3 November 2025 di Tokyo.
BACA JUGA:Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Pemprov Bengkulu Pasang QR Code Pada Kernas
BACA JUGA:New Honda Genio, Hadir dengan Penyegaran Terbaru, Makin Bergaya Retro dan Fashionable
Menurutnya, jika model itu nanti dtetapkan sebagai kendaraan global atau strategis untuk kawasan ASEAN, maka setiap negara memiliki kebebasan untuk menentukan nama sendiri.
Ia menambahkan, Honda Jepang cenderung menyukai penamaan dengan awalan “N”, seperti pada N-One, N-Box, atau N-Van. Namun, gaya penamaan seperti itu dianggap kurang relevan untuk pasar Asia Tenggara.
“Jepang suka nama dengan awalan ‘N’, tapi di ASEAN nama itu tidak punya nilai,” kata Watanabe.
Meski berada di segmen yang serupa dengan N-One, Super One dikembangkan dengan karakter berbeda. Mobil listrik ini tidak lagi dibatasi oleh regulasi “kei car” seperti di Jepang, sehingga dimensi dan kapasitasnya bisa lebih besar dan lebih fleksibel untuk kebutuhan pasar ASEAN.
BACA JUGA:Suzuki e-Vitara, Mobil Listrik Terbaru Segera Diluncurkan, Hadirkan Kesan Modern dan Tangguh
“Super One dan N-One segmennya mirip, hanya berbeda regulasi. Di Jepang ada regulasi ‘kei car’ dengan batas dimensi dan kapasitas mesin, tapi di ASEAN kita bisa bikin sedikit lebih besar,” demikian ujarnya. (Budhi)