1.154 Warga Kaur Terserang ISPA
IRUL/BE PENANGANAN: Pihak Puskemas Bintuhan saat melakukan penanganan terhadap pasien yang terserang ISPA.--
Harianbengkuluekspress.id - Sejak bulan Januari hingga Oktober 2025, sudah ada 1.154 warga Kaur yang mayoritas Balita dan anak anak terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Hal ini disampaikan, Kepala Dinkes Kaur, Sipta Maarip SE melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) H. Sapuan Ilyas SKM MAP, Senin 3 November 2025.
“Umumnya penyakit ISPA paling rentan menyerang anak-anak karena daya tahan tubuh anak lemah. Alhamdulillah sampai sekarang belum ada warga Kaur yang meninggal karena diserang ISPA,” kata Sapuan.
Dikatakan Sapuan, dimana angka yang mencapai ribuan ini menggarisbawahi urgensi penanganan kesehatan masyarakat Kaur. Juga kondisi ini semakin memprihatinkan mengingat kasus tertinggi terkonsentrasi dalam dua bulan berturut-turut. Ia merujuk pada data tahun 2024, di mana Provinsi Bengkulu mencatat lebih dari 7.000 kasus ISPA dan Kabupaten Kaur menjadi salah satu kabupaten penyumbang kasus terbesar.
“Harapan kita lonjakan kasus yang sangat tinggi seperti tahun sebelumnya tidak terulang kembali menjelang akhir tahun ini 2025,” harapnya.
BACA JUGA:Luar Biasa! Wali Kota Dedy Wahyudi Terpilih Ikuti Pendidikan Khusus di NUS Singapura
BACA JUGA:Permudah Lacak Status dan Tunggakan Pajak Kernas, Pemprov Bengkulu Pasang Sistem QR Code
Ditambahkannya, ia juga selalu mengimbau kepada warga Kaur untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada siang hari. Penggunaan masker menjadi langkah penting untuk meminimalkan debu yang terhirup ke saluran pernapasan, khususnya saat melewati jalur dengan tingkat polusi debu yang tinggi.
Juga selain ISPA, Dinkes Kaur juga meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit menular lain yang rentan terjadi selama musim kemarau dan pancaroba. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai adalah diare, yang juga mudah menyebar dan menyerang sistem pencernaan.
“Kita selalu menghimbau kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan dan mengendarai kendaraan agar memakai masker guna mencegah penyakit Ispa dan penyakit lainnya. Juga jika ada yang mengalami gejala ISPA segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar dilakukan pengobatan,” tandasnya. (Irul)