Bupati Bantu Pemulangan Jenazah Adellia dari Jepang
JEFRYY/BE Plt Kepala Disnakertrans saat menyambangi rumah duka--
Harianbengkuluekspress.id - Bupati Seluma, Teddy Rahman SE MM, membantu pemulangan jenazah Alm Adellia Mesya (23) warga Desa Kampai Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, yang meninggal di rumah sakit Seinan Medical Centre Hospital, Ibaraki Jepang, Jum'at (7/11) lalu. Bupati juga menyampaikan secara langsung berbelasungkawa atas meninggalnya Adellia.
"Atas nama pribadi dan Pemkab Seluma, kami turut berduka cita dan belasungkawa atas meninggalnya warga kita Adellia Mesya ini," sampai Bupati Seluma, Teddy Rahman SE MM, saat di konfirmasi, sore Minggu, 9 November 2025.
Teddy menegaskan, jika Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) sudah diperintahkan untuk membantu pemulangan jenazah Adellia Messya. Pemkab Seluma akan membantu, hingga jenazah dapat kembali ke rumah orang tuanya di Desa Kampai, Kecamatan Talo.
"Kita tidak melihat status almarhumah ini di sana (Jepang, red). Yang kita lihat almarhumah adalah warga kita Seluma, Pemkab Seluma akan mengambil peran untuk pemulangan jenazah almarhumah," kata Teddy Rahman.
BACA JUGA:Pemdes Lubuk Sanai III Gelar Pelatihan, Libatkan Anggota Koptan dan Peternak
BACA JUGA: BPBD Benteng Kerahkan Personel di Liku Sembilan, Ini Tujuannya
Terpisah Plt Kadisnakertrans Seluma, Ikhsan Sahudi SE mengatakan pihaknya telah melaksanakan perintah Bupati Seluma Teddy Rahman. Dirinya telah mengunjungi rumah duka di Desa Kampai Kecamatan Talo.
"Sesuai perintah Pak Bupati, kami telah mengunjungi rumah duka di dampingi Camat Talo. Kami telah sampaikan ke pihak keluarga, akan berusaha membantu untuk memulangkan jenazah almarhumah," jelasnya.
Ditambahkan, mereka telah berkoordinasi ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan di Palembang serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta.
"Karena almarhumah ini bekerja di Jepang menggunakan visa wisata, jadi proses pemulangan almarhumah memakan waktu. Tapi kami akan berusaha maksimal, agar jenazah almarhumah dapat segera dipulangkan," bebernya.
Ditambahkan, pihaknya menunggu konfirmasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang untuk memulangkan jenazah Almarhuma Adellia Mesya. Koordinasi telah dilakukan, saat ini tinggal menunggu proses yang dilaksanakan KBRI.
"Kami telah berkoordinasi ke KBRI di Jepang. Jadi sekarang kita masih menunggu prosesnya di KBRI untuk pemulangan jenazah almarhumah," pungkasnya. (Jefrianto)