Harian Bengkulu Ekspress

Target Pajak, Wabup Kaur Tekankan Kolaborasi

IRUL/BE FOTO BERSAMA: Wabup saat foto bersama dengan peserta sosialisasi opsen pajak di ruang kerja Wabup Kaur, Rabu 12 November 2025.--

Harianbengkuluekspress.id - Wakil Bupati (Wabup) Kaur, Abdul Hamid SPdI meminta kesadaran masyarakat ditingkatkan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).  Hal ini disampaikan Wabup saat membuka membuka sosialisasi opsen pajak di ruang kerja Wabup Kaur yang dihadiri oleh sejumlah stakeholder terkait, termasuk perwakilan dari kepala desa dan OPD terkait, Rabu 12 November 2025.

"Kita harus sama-sama bekerjasama menyampaikan Surat Pemberitahuan Tagihan Pajak Daerah (SPTPD), sehingga target pajak kita dapat terpenuhi, terutama untuk pajak kendaraan bermotor," kata Wabup Abdul Hamid dalam arahannya, Rabu 12 November 2025.

Dikatakan Wabup, ia juga menekankan urgensi kolaborasi dari semua pihak. Ia menegaskan bahwa target penerimaan pajak daerah hanya dapat tercapai jika ada sinergi yang kuat, terutama dalam penyampaian SPTPD pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat. Juga ia secara khusus meminta kepada seluruh stakeholder yang hadir, termasuk aparat desa dan jajaran OPD, untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Kita ketahui keteladanan dalam kepatuhan membayar pajak dinilai penting untuk mendorong kesadaran publik dalam membayar pajak,” terangnya.

BACA JUGA: Tim Kemenkes RI Periksa Gedung Farmasi di Lebong, Ini Tujuannya

BACA JUGA: Saldo Promotor Aplikasi VIR di Kepahiang Tak Bisa Dicairkan, Ini Penyebabnya

Lanjutnya, ia juga menekankan bahwa pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat signifikan. Dana yang terkumpul dari sektor ini memiliki peran vital dan dapat dialokasikan untuk berbagai kebutuhan pembangunan di daerah.

"Pajak kendaraan bermotor ini opsen pajaknya langsung masuk ke daerah, jadi kita harus memaksimalkan," tambah Wabup.

Ditambahkannya, tingkat kepatuhan saat ini masih menjadi tantangan besar. Sebab kini masih ada sekitar 30 ribu kendaraan yang belum membayar pajak, sedangkan kendaraan yang sudah membayar pajak itu sekitar 26.000 unit. Untuk itu ia berharap melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak dapat meningkat, yang pada akhirnya akan mendongkrak pendapatan daerah.

“Dengan masyarakat taat membayar pajak, kita dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membiayai pembangunan,” tandasnya. (Irul)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan