Wabup: Pengurus KDKMP Harus Jadi Manajer Andal
IRUL/BE KALUNGKAN: Wabup Kaur secara simbolis mengalungkan kartu tanda peserta kepada perwakilan peserta pelatihan dan dilanjutkan foto bersama di aula Hotel Seven One Kaur, Senin 24 November 2025.--
Harianbengkuluekspress.id - Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid SPdI, membuka pelatihan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam kesempatan ini Wabup memberikan penekanan serius kepada ratusan peserta agar menjadi manajer handal dan bukan sekadar pegawai. Hal ini disampaikan Wabup saat membuka pelatihan pengurus KDKMP di aula Hotel Seven One Kaur, Senin 24 November 2025.
"Jadi kepada pengurus diminta untuk dapat benar-benar menyimak materi sehingga nanti dapat diaplikasikan dalam mengelola koperasi nanti,” kata Wabup.
Dikatakan Wabup, ia meminta seluruh pengurus yang hadir untuk benar-benar fokus dan menyimak setiap materi yang disampaikan oleh narasumber. Beliau menekankan bahwa pembelajaran intensif ini adalah modal utama. Pengetahuan yang didapatkan harus mampu diinternalisasi sehingga dapat diimplementasikan dan diaplikasikan secara efektif dalam mengelola seluruh aspek operasional koperasi. Sebab program KDKMP merupakan program prioritas yang diluncurkan oleh pemerintah RI, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Ia juga menekankan bahwa gerai sembako yang akan dibangun akan dikelola oleh pengurus KDKMP, sehingga mereka harus memiliki kompetensi yang memadai.
"Apalagi akan ada gerai Sembako yang tentunya manajemennya akan dikelola oleh pengurus, tanpa SDM yang baik tentu ini akan mengalami kesulitan," terangnya.
BACA JUGA:Pemkab Seluma akan Pangkas TPP ASN, Ini Alasannya
BACA JUGA:Pemdes Gajah Mati Siapkan Lokasi Pembangunan Gerai KDMP
Ditambahkannya, terkait dengan lahan pendirian gerai koperasi di Kabupaten Kaur, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. Pihaknya masih melakukan pengecekan terkait dengan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan KDKMP.
"Terkait dengan lahan itu sudah melakukan pembahasan mudah-mudahan dalam waktu cepat ini akan kita rampungkan titik-titik mana yang bisa digunakan," tandasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Kabupaten Kaur, Asman Suhadi SP, juga menyampaikan, dimana bahwa Tim Business Assistant (BA), bekerja sama dengan Babinsa, terus bergerak aktif di lapangan. Tim gabungan ini bertugas melakukan pendataan dan pemetaan akurat terkait dengan lahan yang akan digunakan di 195 desa dan kelurahan. Juga pembangunan gerai Sembako mencakup seluruh wilayah. Namun, ia tidak menampik bahwa beberapa desa masih terkendala dengan ketersediaan atau kesiapan lahan.
"Tim masih melakukan pemetaan, beberapa di antaranya itu sudah disetujui dan ada juga masih tahap verifikasi, ini menandakan proses pembangunan KDKMP terus berjalan meskipun menghadapi tantangan logistik,” tandasnya. (Irul)