Harian Bengkulu Ekspress

BPBD dan Dinkes Siaga Nataru

RIO/BE Menghadapi libur Natal 2025 dan juga Tahun Baru 2026 (Nataru), BPBD Kota Bengkulu mendirikan Posko siaga bencana di lokasi objek wisata dan menggelar patroli rutin. --

Harianbengkuluekspress.id - Menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu meningkatkan kesiapsiagaan dengan mendirikan posko, serta menyiagakan personel di sejumlah titik rawan dan objek wisata.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan posko siaga bencana difokuskan di kawasan objek wisata yang diprediksi ramai pengunjung, salah satunya Pantai Panjang. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan keadaan darurat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Nataru.
Selain mendirikan posko, BPBD juga menggelar patroli rutin dengan melibatkan puluhan personel yang bersinergi dengan instansi terkait. Patroli dilakukan di sepanjang kawasan pantai guna mengantisipasi potensi kejadian darurat.

“Kami akan terus memantau aktivitas masyarakat dengan melakukan patroli keliling di sepanjang pantai,” ujar Made, Minggu saat diwawancara BE, Minggu, 21 Desember 2025.

BPBD juga menegaskan larangan bagi pengunjung untuk mandi atau berenang di kawasan Pantai Panjang. Larangan tersebut disampaikan mengingat tingginya risiko kecelakaan laut, terutama saat kondisi pantai ramai pengunjung.

“Risikonya sangat tinggi. Kami mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan dari luar Kota Bengkulu, agar mematuhi seluruh peringatan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Selain kewaspadaan terhadap potensi bencana, BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan diri, disiplin, serta memperhatikan kondisi kesehatan selama beraktivitas di luar rumah. Cuaca yang tidak menentu dinilai berpotensi memicu gangguan kesehatan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu memastikan kesiapan layanan kesehatan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengatakan kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi prioritas utama selama libur panjang.

Seluruh tenaga kesehatan, baik di lingkungan Dinkes maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas, telah diinstruksikan untuk siap siaga, terutama di titik-titik keramaian dan kawasan objek wisata.

“Kesiapsiagaan ini rutin dilakukan setiap tahun untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama periode Nataru,” kata Nelli Hartati.

Ia menambahkan, pengamanan kesehatan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan kepolisian, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Sebagai langkah konkret, Dinkes akan mendirikan posko pelayanan kesehatan di sejumlah lokasi wisata dan pusat keramaian.

“Keberadaan posko diharapkan mampu mempercepat respons medis bagi masyarakat maupun wisatawan yang membutuhkan penanganan darurat,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, mematuhi protokol keselamatan, serta berhati-hati selama merayakan Natal dan pergantian tahun baru demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif.

“Kami memprediksi banyaknya kunjungan dari luar daerah, sehingga kesiapan layanan kesehatan harus benar-benar optimal,” pungkas Nelli. (Bhudi Sulaksono)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan