Langit 2026 Bakal Penuh Kejutan, Ini 17 Fenomenanya
Salah satu fenomena langit yang akan terjadi di tahun 2026-Ilustrasi Istimewa/Bengkulu Ekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Tahun 2026 bakal jadi tahun yang seru untuk para penggemar astronomi! Sepanjang tahun, langit akan dihiasi berbagai fenomena menarik, mulai dari supermoon, hujan meteor spektakuler, hingga gerhana Matahari dan Bulan.
Sebagian besar fenomena ini bisa dilihat dengan mata telanjang, asalkan langit cerah. Tapi, kalau punya teleskop atau teropong, pengalaman mengamatinya akan lebih seru. Hanya ingat, jangan melihat gerhana Matahari langsung karena bisa membahayakan mata—gunakan pantulan cahaya atau kacamata khusus.
Berikut beberapa fenomena astronomi yang paling menarik sepanjang 2026:
1. Supermoon (3 Januari) – Bulan purnama terlihat lebih besar dan terang karena berada di jarak terdekat dengan Bumi.
2.Puncak hujan meteor Quadrantid (3-4 Januari) – Hingga 40 meteor per jam bisa terlihat saat malam puncak.
3. Gerhana Matahari cincin (17 Februari) – Muncul “cincin” cahaya di sekitar Bulan yang menghalangi Matahari.
4. Gerhana Bulan total (3 Maret) – Bulan berubah warna merah darah saat bayangan Bumi menutupi permukaannya.
5. Puncak hujan meteor Lyrid (22-23 April) – Sekitar 20 meteor per jam menghiasi langit malam.
6. Puncak hujan meteor Eta Aquarid (6-7 Mei) – Hingga 60 meteor per jam, puing dari komet Halley.
7. Puncak hujan meteor Delta Aquarid (28-29 Juli) – Sekitar 20 meteor per jam dari puing-puing komet Marsden dan Kracht.
BACA JUGA:Kabar Baik untuk Dosen, Pemerintah Keluarkan Aturan Baru Agar Lebih Tenang Mengajar
BACA JUGA:Kesempatan Emas! Kementerian ATR/BPN Buka Lowongan S1 Berbagai Jurusan, Cek Formasi dan Jadwalnya
8. Gerhana Matahari total (12 Agustus) – Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, menampilkan korona cantik di sekelilingnya.
9. Puncak hujan meteor Perseid (12-13 Agustus) – Salah satu hujan meteor terbaik, bisa sampai 60 meteor per jam.