Tiga Ruko Pasar Tais Terbakar
JEFRIANTO/BE TERBAKAR: Tiga unit rumah toko (Ruko) yang berada di Gang Pekan Pasar Tais Kelurahan Pasar Tais, ludes dilalap api. --
Harianbengkuluekspress.id - Awal tahun 2026 di warnai dengan terbakarnya tiga unit rumah toko (Ruko) yang berada di Gang Pekan Pasar Tais Kelurahan Pasar Tais. Peristiwa ini terjadi, Kamis 1 Januari 2026 sore. Tiga ruko yang terbakar diketahui merupakan milik warga bernama Nurul, Talip dan Puput. Saat kejadian, sebagian Ruko dalam kondisi tertutup, karena masih suasana libur tahun baru.
Kejadian sempat membuat warga panik, karena di kawasan pasar yang cukup padat aktivitas. Api diketahui pertama kali muncul dari salah satu Ruko, kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke dua bangunan lainnya yang saling berdempetan. Warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam dan kobaran api langsung berteriak meminta pertolongan.
"Saat kami lihat, api sudah membesar. Tidak lama kemudian langsung menjalar ke ruko sebelah," ujar Maman salah seorang warga di lokasi kejadian.
Upaya pemadaman api mengalami kendala lantaran terbatasnya armada pemadam kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Seluma hanya mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi, sehingga petugas sempat kewalahan menjinakkan api yang terus membesar.
Sambil menunggu api berhasil dikendalikan, warga sekitar turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya. Bahkan, beberapa warga terlihat melempar botol air mineral ke arah api sebagai upaya darurat agar kobaran api tidak semakin meluas ke bangunan lain di sekitar pasar.
BACA JUGA: Heboh, Beredar Akun Palsu Kepala BKPSDM Lebong, Ini Isinya
BACA JUGA: Bupati Fikri Resmikan PJU Median Jalan, Ini Tujuannya
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ketiga ruko mengalami kerusakan parah dan sebagian besar isi bangunan tidak dapat diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian dari Polsek Seluma Timur telah turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan sumber api.
Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk dan pusat perdagangan, terutama saat musim kemarau dan hari libur.
Musibah kebakaran ini menjadi peringatan di awal tahun baru akan pentingnya kesiapsiagaan serta ketersediaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang memadai guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.(Jefrianto)