Timbangan Curang PKL Panorama Disita
IST/BE Petugas Disperdagrin kota saat melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap potensi kecurangan timbangan oleh pedagang Pasar Panorama. --
Harianbengkuluekspress.id - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota Bengkulu menurunkan tim ke Pasar Panorama menyusul keluhan masyarakat terkait dugaan penggunaan timbangan yang tidak sesuai standar dan merugikan pembeli. Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan sejumlah timbangan pedagang yang curang alias tidak akurat takarannya.
Pelaksana tugas Kepala Disperdagrin Kota Bengkulu, Alex Pebriansyah, mengatakan ketidaksesuaian timbangan yang ditemukan masih berada dalam ambang batas toleransi. Meski demikian, pengawasan terus diperketat guna mencegah terjadinya kecurangan.
“Kami sudah melakukan tera ulang secara rutin. Dari hasil pengecekan kemarin memang ada timbangan yang keliru, meski masih dalam batas wajar. Namun pengawasan tetap kami lanjutkan,” ujar Alex, Kamis (8/1/2026).
Alex menegaskan, Disperdagrin tidak akan mentolerir pedagang yang menggunakan timbangan tidak sesuai standar di luar batas toleransi. Sanksi tegas akan diterapkan bagi pelanggar.
“Jika ditemukan timbangan yang menyimpang di luar batas wajar dan tetap digunakan, akan langsung kami sita. Bahkan izin berjualannya bisa kami cabut,” tegasnya.
Ia mengakui, penertiban pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar masih menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna penanganan lebih lanjut.
“Pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar ini cukup menyulitkan. Ke depan, hal ini akan kami bahas bersama pihak terkait, termasuk Satpol PP,” katanya.
Disperdagrin memastikan pengawasan dan tera ulang timbangan akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan guna melindungi hak konsumen serta menciptakan iklim perdagangan yang adil di pasar tradisional. (Medi Karya Saputra)