Harian Bengkulu Ekspress

Lima Kabupaten Diusulkan Program Sekolah Rakyat

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda SHut--

Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kembali mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat tahun anggaran 2026 kepada Pemerintah RI. Kali ini, terdapat lima kabupaten yang diusulkan, yakni Kabupaten Bengkulu Tengah, Seluma, Kepahiang, Rejang Lebong, dan Bengkulu Utara.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda SHut, mengatakan usulan tersebut merupakan

tindak lanjut dari keberhasilan pengajuan program Sekolah Rakyat pada tahun sebelumnya. Pada tahun anggaran 2025, dua daerah, yakni Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur, telah dinyatakan lolos dan saat ini tengah dalam tahap pembangunan.

“Lima kabupaten ini sudah kita usulkan pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Swifanedi, Minggu (11/12/2025) kepada BE.

BACA JUGA: Kawasan Hutan Ditanami Sawit, KPHL Koordinasi ke APH di Benteng

BACA JUGA: Pembentukan Desa Baru di Mukomuko Masih Dirancang

Ia menjelaskan, apabila seluruh usulan tersebut disetujui oleh pemerintah pusat, maka Provinsi Bengkulu akan memiliki tujuh Sekolah Rakyat. Dua di antaranya sedang dibangun di Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur.
“Jika usulan baru ini disetujui, total sementara Provinsi Bengkulu akan memiliki tujuh Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Swifanedi berharap pembangunan Sekolah Rakyat di lima kabupaten tersebut dapat segera direalisasikan. Pasalnya, persoalan lahan tidak lagi menjadi kendala karena seluruh pemerintah daerah telah menyatakan kesiapan.

“Untuk lahan sudah siap,” tuturnya.
Menurut Swifanedi, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu dan dirancang tidak hanya sebagai sarana pendidikan formal. Sekolah tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung untuk menunjang kualitas pendidikan, seperti sistem asrama dan teknologi pembelajaran modern.

Selain itu, Swifanedi optimistis usulan program tersebut dapat kembali direalisasikan. Berdasarkan data alokasi anggaran dari pemerintah pusat, dana pembangunan Sekolah Rakyat permanen telah disiapkan sekitar Rp216 miliar.

BACA JUGA: Petani Sawit di Bengkulu Utara Didorong Bentuk Kelompok

“Kami optimistis program ini bisa kembali kita dapatkan,” pungkasnya. (Eko Putra Membara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan