Pemkab Kaur Bantu Bocah Penderita Anemia
IRUL/BE SERAHKAN: Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Kaur didampingi Baznas dan Kepala OPD terkait saat menyerahkan bantuan uang tunai kepada penderita anemia di RSUD Kaur, Senin 12 Januari 2026.--
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaur menunjukkan kepeduliannya terhadap Chilsie Olivia (6), bocah asal Desa Pasar Baru Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur yang menderita penyakit anemia dan kini sedang terbaring di RSUD Kaur. Dalam kunjungannya Bupati Kaur yang diwakilkan Hellitza Okkie, MH, Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Kaur bersama Baznas dan Kepala OPD terkait itu menyalurkan bantuan uang tunai kepada Chilsie Olivia, Senin 12 Januari 2026.
“Tentunya dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta anak yang sakit dapat segera diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” kata Okkie disela-sela kunjungannya di RSUD Kaur, Senin 12 Januari 2026.
Dikatakan Okkie, dalam kunjunganya ini ia juga meminta kepada pihak Dinkes Kaur agar memberikan BPJS Kesehatan kepada bocah tersebut. Juga Pemkab Kaur berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan untuk pengobatan dan meminta pihak keluarga untuk sabar serta banyak berdoa semoga usaha yang dilakukan nanti mendapatkan hasil terbaik baik.
“Untuk anak ini sebelumnya memang belum masuk BPJS ini karena ada masalah di KK, kini sudah kita urus dan sudah masuk BPJS yang ditanggung oleh pemerintah daerah. Saya atas nama Pemerintah Daerah turut prihatin atas sakit yang dialaminya. Semoga lekas diberikan kesembuhan, dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala,” doanya.
BACA JUGA:Bupati Rifai Serahkan Bantuan Masa Panik bagi Korban Kebakaran di Kota Manna
BACA JUGA:Bupati Pastikan Tidak Ada Lagi Anak Kaur Putus Sekolah, Proyek SRT Resmi Dilaunching
Sementara itu, Direktur RSUD Kaur dr. Ahmad Mufti Herdiawansyah juga menyampaikan, dimana pihaknya akan berusaha membantu semaksimal mungkin, selama penanganan di RSUD Kaur untuk melakukan penyembuhan bocah tersebut melalui BPJS. Sementara itu terkait penanganan lanjutan melalui rujukan keluar daerah, Pemda Kaur juga siap memberangkatkannya ke rumah sakit yang dituju.
“Anak ini penyakit anemia sudah lama dan sekitar dua tahun dan ini yang paling parah dan keluar darah dari hidung. Kita akan berupaya melakukan pengobatan terbaik kepada anak ini dan jika nanti tambah parah akan kita rujuk ke Bengkulu,” tandasnya.(Irul)