Kandang Ayam Diprotes Warga Benteng
Kandang Ayam : Kades Padang Tambak, Muslimin saat menyampaikan tentang keluhan masyarakat tentang keberadaan kandang ayam yang menimbulkan bau serta banyak lalat.-Bakti/BE -
Harianbengkuluekspress.id- Keberadan kandang ayam potong di Desa Padang Tambak, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menuai protes.
Masyarakat sekitar mengeluhkan adanya bau tak sedap serta banyak lalat yang menyerbu kawasan pemukiman masyarakat.
"Kandang ayam ini tak terlalu dekat dengan desa. Hanya saja, hampir seluruh masyarakat mengeluh atas dampak yang ditimbulkan. Salah satunya lalat di rumah-rumah warga," ungkap Kades Padang Tambak, Muslimin.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Muslimin menegaskan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan secara langsung kepada pemilik kandang ayam tersebut.
Kendati demikian, seolah tak digubris, pemilik kandang ayam tak menunjukan etikat baik untuk menyelesaikan permasalahan ini.
"Kandang ayam ini sudah beroperasi sejak 2021. Lalat akan menyerbu ke pemukiman warga dengan jumlah yang luar biasa banyak saat masa panen tiba," jelasnya.
BACA JUGA: Harga Sawit di Mukomuko Stabil
BACA JUGA: Angka Kebakaran di Bengkulu Utara Meningkat
Lebih lanjut, Muslimin menerangkan, Pemerintah Desa (Pemdes) Padang Tambak pada dasarnya tak mempersulit investor untuk berinvestasi.
Hanya saja, ia berharap agar pelaku usaha bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar.
Baik itu dalam hal penyerapan pekerja lokal maupun kontribusi positif lainnya.
"Silahkan saja berusaha. Namun, tolong dicari solusi agar lalat tak menyebar kemana-mana. Kami khawatir lalat akan membawa penyakit menular bagi masyarakat sekitar," bebernya.
Disisi lain, Muslimin berharap agar instansi terkait bisa ikut pro aktif dalam melakukan pengawasan. Baik itu terhadap aktivitas operasional kandang ayam maupun legalitas dokumen perizinan.
"Jika tak ada solusi, kami khawatir masyarakat bertindak lebih jauh. Tak menutup kemungkinan, kami juga akan mengambil sikap tegas, kami akan melakukan penutupan terhadap aktivitas di kandang ayam tersebut," pungkasnya.(bakti)