Progres Koperasi Merah Putih di BS 81 Unit, 5 Unit Launching Akhir Januari Ini
Dandim 0408/BSK Letkol Inf Angga Anugrah, S.H., M.I.P., saat mengecek langsung pekerjaan Koperasi Merah Putih di wilayah teritorialnya, Selasa, 13 Januari 2025.-RENALD/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0408/Bengkulu Selatan dan Kaur memastikan program pembangunan Koperasi Merah Putih, salah satu program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, terus berjalan dan menunjukkan progres positif di wilayah teritorialnya. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 81 titik pembangunan Koperasi Merah Putih telah berjalan di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.
Dandim 0408/BSK Letkol Inf Angga Anugrah, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa secara keseluruhan target Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Bengkulu Selatan dan Kaur mencapai 350 titik.
Namun, dari jumlah tersebut, sebanyak 144 titik merupakan koperasi yang mendapatkan dukungan pendanaan dari PT Agrinas.
“Total target KDKMP di wilayah kita ada 350 titik. Dari jumlah itu, yang mendapatkan dukungan dana dari PT Agrinas sebanyak 144 titik,” ujar Dandim Angga kepada BE.
Dari 144 titik yang didukung PT Agrinas tersebut, lanjut Dandim, 81 titik sudah memasuki tahap pembangunan, sementara sisanya masih dalam proses persiapan.
Kendala utama yang dihadapi saat ini yakni terkait penyediaan dan kesiapan lahan di tingkat desa.
“Untuk yang didukung PT Agrinas, saat ini 81 titik sudah berjalan pembangunannya. Sisanya masih tahap persiapan, terutama terkait lahan,” jelasnya.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten. Langkah ini dilakukan agar seluruh koperasi yang telah mendapat dukungan pendanaan dapat segera direalisasikan dan dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Dandim, pembangunan Koperasi Merah Putih tidak hanya berorientasi pada pemenuhan target fisik semata, tetapi juga kualitas bangunan. Seluruh proses pekerjaan dilakukan secara profesional dan berada di bawah pengawasan ketat.
“Pekerjaan kita pastikan dilakukan secara profesional dan diawasi dengan ketat, baik dari sisi teknis maupun progresnya. Ini penting agar koperasi yang dibangun benar-benar layak dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa hingga akhir Januari 2025, pihaknya menargetkan lima titik Koperasi Merah Putih dapat di-launching dan mulai beroperasi. Kelima titik tersebut saat ini menunjukkan progres pembangunan yang cukup signifikan.
“Kita targetkan di akhir Januari ini ada lima koperasi yang bisa kita launching. Harapannya, koperasi tersebut bisa segera berjalan dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat desa,” tambahnya.
Dandim juga tidak menampik adanya sejumlah kendala di lapangan, seperti faktor cuaca serta ketersediaan material bangunan yang sebagian harus didatangkan dari luar daerah. Meski demikian, seluruh kendala tersebut terus diantisipasi agar tidak menghambat target penyelesaian pembangunan.
Selain itu, Dandim turut meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program pembangunan Koperasi Merah Putih, baik yang didukung PT Agrinas maupun target KDKMP secara keseluruhan, dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana.