Harian Bengkulu Ekspress

Ini Sasaran Tim BKD Benteng Datangi PT RAA

Datangi : Tim dari Bidang Pendapatan BKD Kabupaten Benteng saat mendatangi lokasi kantor perkebunan kelapa sawit milik PT RAA. -IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id- Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) terus ditunjukkan melalui kerja nyata di lapangan.

Tim dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng secara konsisten melakukan penelusuran dan pendataan potensi pajak daerah dari berbagai sektor. Khususnya dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi program Bupati Benteng, Drs Rachmat Riyanto ST MAP yang menekankan pentingnya optimalisasi PAD guna memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pembiayaan pembangunan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Benteng, Tripuja Nugraha SSos melalui Kabid Pendapatan, Mariska Rezki Suandra SIP MSi MM menyampaikan, pihaknya terus bergerak aktif dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan. Salah satunya adalah aktivitas di kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT RAA yang beroperasi di Kabupaten Benteng.

"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan potensi pajak daerah dapat diidentifikasi secara tepat dan akurat, tentu dengan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku," kata Rezki.

BACA JUGA:Di Balik Penemuan Bayi di Padang Guci, Kades Ungkap Diawali dengan Cekcok Keluarga

BACA JUGA: Bikin Jalinbar Macet, Pedagang dan Parkir di Mukomuko Ditertibkan

Dalam kunjungan tersebut, lanjutnya, tim BKD melakukan pengecekan terhadap beberapa objek pajak, di antaranya pemanfaatan air bawah tanah serta penggunaan mesin genset.

Dari hasil verifikasi, diketahui bahwa kedua objek tersebut belum dapat dikenakan pajak daerah karena penggunaannya masih terbatas untuk kebutuhan operasional kantor.

"Untuk saat ini, penggunaan air bawah tanah dan genset belum termasuk objek pajak daerah, karena aktivitas pabrik pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit perusahaan tersebut tidak berada di wilayah Kabupaten Benteng, " jelasnya.

Rezki menegaskan, meski belum semua potensi dapat dimaksimalkan, langkah pendataan dan verifikasi tetap penting sebagai dasar perencanaan penerimaan daerah kedepan.

Disisi lain, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkelanjutan terhadap seluruh potensi PAD.

"Upaya ini merupakan bentuk dukungan penuh BKD terhadap kebijakan dan program Bupati Bengkulu Tengah dalam mengoptimalkan PAD. Dengan data yang valid dan pengelolaan yang taat aturan, diharapkan PAD Kabupaten Benteng dapat terus meningkat," pungkasnya.(bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan