365 Warga Rejang Lebong Terinfeksi TBC
Kegiatan GERTAK TBC yang dilakukan di Rejang Lebong beberapa waktu lalu untuk mengatasi masalah TBC.-ist/BE-
Harianbengkuluekspress.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong memberikan perhatian dan penanganan khusus terhadap penyakit tuberkulosis (TBC) yang masih ditemukan pada warga di daerah itu. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 365 warga terinfeksi TBC yang tersebar di 15 kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, drg Asep Setia Budiman mengatakan, TBC hingga kini masih tergolong penyakit endemis di sejumlah wilayah sehingga memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan.
"Kita memberikan perhatian khusus terhadap penyakit TBC yang masih tergolong endemis di sejumlah kecamatan. Upaya pelacakan, surveilans, hingga pengobatan terus kita lakukan terhadap pasien yang dinyatakan positif," kata Asep.
Asep menjelaskan, terdapat beberapa kecamatan yang menjadi kantong atau wilayah dengan jumlah kasus TBC terbanyak, di antaranya Kecamatan Curup Kota, Curup Tengah, dan Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT).
"Berdasarkan data kami, kasus TBC paling banyak ditemukan di Curup Kota, Curup Tengah, dan Padang Ulak Tanding. Ini menjadi fokus utama dalam penanganan," ujar Asep.
BACA JUGA: Penanganan Sampah di Rejang Lebong Dialihkan ke Pihak Ketiga
BACA JUGA: 38 Offroader Taklukan Jalur SBA#4 Lebong
Menurut Asep, penanganan TBC di Rejang Lebong dilakukan melalui program strategi Gerakan Terpadu Aksi TBC (GERTAK TBC), termasuk pendampingan pasien agar menjalani pengobatan secara tuntas selama enam bulan dan tidak putus obat.
"Program penanganan TBC ini juga mendapat dukungan dari The Global Fund sebagai mitra Kementerian Kesehatan dalam memerangi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria," papar Asep.
Selain pengobatan, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pencegahan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Mulai dari menjaga sirkulasi udara rumah agar tetap baik, memastikan sinar matahari masuk, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari kebiasaan merokok dan begadang.
"Kami mengimbau warga yang menderita TBC atau memiliki gejala agar tidak malu untuk berobat. Segera datang ke puskesmas di kecamatan masing-masing atau ke RSUD Rejang Lebong agar bisa segera ditangani," pesan Asep. (ari)