Harian Bengkulu Ekspress

Jalan Tak Selesai, Pemdes Diprotes Warga

DOK/BE Salah satu jalan yang menjadi protes warga yang pekerjaan tidak selesai di tahun 2025 lalu.--

Harianbengkuluekspress.id - Proyek pembangunan jalan sentra pertanian di Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, diprotes warga. Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 tersebut hingga kini belum juga rampung.

“Jalan itu proyek tahun 2025, tapi sampai sekarang belum selesai. Padahal tahun sudah berganti,” ujar salah seorang warga setempat yang minta namanya tak disebutkan.

Akibat belum rampungnya pembangunan jalan tersebut, masyarakat belum dapat memanfaatkannya untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

“Informasi yang kami dapat, anggaran proyek jalan ini sudah dicairkan seluruhnya pada tahun 2025 sebesar Rp180 juta,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Talang Rami, Sriani, membenarkan bahwa proyek pembangunan jalan sentra pertanian tahun 2025 tersebut belum selesai dikarenakan keterlambatan pengerjaan disebabkan faktor cuaca.

“Iya, memang belum selesai. Karena di penghujung tahun 2025 hujan terus, sehingga tidak bisa memasukkan material,” ujar Sriani.

BACA JUGA:Danrem 041/Gamas Turun Langsung, KDKMP Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

BACA JUGA:Dinas PUPR Benteng Lelang 3 Paket Perencanaan

Ia menambahkan, terkait keterlambatan tersebut pihaknya telah menyampaikan laporan kepada Kecamatan Seluma Utara. Bahkan, telah disepakati pembangunan akan dilanjutkan pada tahun 2026.

“Sudah kami sampaikan ke Pak Camat dan ada berita acaranya. Pihak kecamatan menyetujui pembangunan dilanjutkan tahun 2026 ini,” jelasnya.

Ditanya soal anggaran, Sriani mengakui bahwa dana pembangunan jalan tersebut memang telah dicairkan sepenuhnya pada Oktober 2025 lalu sebesar Rp180 juta.

“Anggaran memang sudah dicairkan semua. Tinggal pengerjaannya yang belum selesai karena hujan terus,” katanya.

Terkait keterlambatan tersebut, Sriani mengungkapkan pihaknya belum melapor ke Inspektorat dan baru melapor ke pihak kecamatan.

“Kalau ke Inspektorat memang belum, tapi kami usahakan bulan ini akan menghadap ke Inspektorat,” pungkasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan