Harian Bengkulu Ekspress

Perumda Benteng Berkomitmen Perluas Layanan Air Bersih

Direktur Perumda Air Minum Tirta Raflesia Kabupaten Benteng, Movizar Apriadi ST MLing--

Harianbengkuluekspress.id- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus memacu perluasan layanan air bersih ke berbagai wilayah.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari target jangka menengah Perumda untuk mencapai cakupan pelayanan hingga 80 persen dari total penduduk Kabupaten Benteng.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Raflesia Kabupaten Benteng, Movizar Apriadi ST MLing mengatakan, saat ini pihaknya memfokuskan seluruh program pada pengembangan jaringan pelayanan air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini belum terjangkau.

"Pengembangan pelayanan air bersih terus kita genjot. Target kita ke depan, 80 persen penduduk Bengkulu Tengah sudah dapat menikmati layanan air bersih dari Perumda," kata Movizar.Untuk merealisasikan target tersebut, Perumda Tirta Raflesia telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui program pemasangan sambungan rumah (SR) gratis yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

BACA JUGA: Realisasi Investasi Bengkulu Utara 2025 Tembus Rp 550 Miliar, Didominasi PMDN

BACA JUGA:Ratusan Pedagang Bongkar Lapak Liar, Pasar Panorama Mulai Tertata

Selain itu, Perumda juga tengah merancang pembangunan dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru guna memperkuat kapasitas layanan.

Dua lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan IPA baru yakni di wilayah Pematang Tiga dan Renah Kandis. Movizar menjelaskan, usulan pembangunan IPA di Pematang Tiga telah diajukan ke pemerintah pusat, sementara untuk IPA di Renah Kandis saat ini sedang dalam tahap persiapan pengusulan.

"Selain pemasangan SR gratis, kita juga merencanakan pembangunan IPA di 2 wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih," jelasnya.

Movizar menambahkan, perluasan layanan air bersih ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sebagai upaya mendorong Perumda agar mampu memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Bengkulu Tengah.

Menurutnya, Perumda baru dapat menyetorkan PAD apabila cakupan pelayanan telah melampaui angka 80 persen. 

Oleh karena itu, percepatan pemasangan sambungan rumah menjadi fokus utama saat ini.

"Jika pelayanan sudah mencapai 80 persen ke atas, Perumda bisa mulai berkontribusi terhadap PAD daerah. Itu yang sedang kita kejar melalui pengembangan sambungan rumah," pungkasnya.(bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan