Tabarenah Kembangkan Ayam Petelur
IST/BE Kades Tabarenah saat meninjau peternakan ayam petelur yang menjadi unit usaha BUMDes Tabarenah--
Harianbengkuluekspress.id - Dalam upaya meningkatkan perekonomian desa, pendapatan asli desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tabarenah saat ini mulai mengembangkan peternakan ayam petelur.
"Saat ini salah satu unit usaha yang dimiliki BUMDes kita ada peternakan ayam petelur," terang Kepala Desa Tabarenah Yushendri.
Yushendri menjelaskan, usaha peternakan ayam petelur tersebut mulai dilaksanakan sejak akhir tahun 2025 lalu. Dimana menurutnya setelah pihaknya menganggarkan anggaran yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025.
"Program peternakan ayam petelur ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan," tambah Yushendri.
Menurut Yushendri, karena keterbatasan anggaran yang mereka miliki tersebut, sehingga pada tahun 2025 lalu pihaknya hanya mampu melakukan pengadaan sebanyak 300 ekor ayam petelur. Namun menurutnya pihaknya akan kembali melakukan pengadaan pada tahun 2026 ini.
"Meskipun tahun ini anggaran dana desa yang kita terima turun drastis, namun kita akan mengupayakan melakukan penambahan jumlah ayam petelur," ungkap Yushendri.
BACA JUGA:Atasi Antrean Truk Sampah Pemkot Perbaiki Jalan TPA
BACA JUGA:Diduga Langgar Aturan Pembangunan 27 Kios Dihentikan Sementara
Penambahan jumlah ayam petelur tersebut, menurut Yushendri sangat penting sehingga hasil dari BUMDes yang mereka miliki bisa lebih maksimal lagi.
Di sisi lain, Yushendri berharap hadirnya program peternakan ayam petelur yang dilakukan BUMDes tersebut bisa memicu masyarakatnya untuk melakukan usaha yang serupa. Karena menurutnya saat ini usaha peternakan ayam petelur masih sangat menjanjikan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tabarenah.
"Harapan kita dengan BUMDes membuat usaya ayam petelur ini, masyarakat kita bisa termotivasi untuk membuat usaha serupa, karena usaha ini masih sangat menjanjikan karena hampir setiap rumah saat ini membutuhkan telur ayam terutama saat menjelang lebaran nanti," kata Yushendri.(Ary)