Harian Bengkulu Ekspress

Bupati Bentuk Tim Khusus CSR Pusat dan Daerah

Bupati Seluma, Teddy Rahman SE MM--

Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, berencana membentuk tim khusus pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) baik di tingkat daerah maupun pusat. Langkah ini dilakukan guna memaksimalkan potensi dana CSR untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengatakan pembentukan tim tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menggali sumber pendanaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Semua peluang harus digarap maksimal. Tidak ada lagi OPD yang hanya menunggu. Semua harus bergerak energik, gesit memantau dan mencari peluang,” kata Teddy Rahman.

Dijelaskannya, Tim CSR Daerah akan difokuskan untuk memastikan seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Seluma menunaikan kewajiban penyaluran CSR sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tim ini akan melakukan pendataan perusahaan, monitoring, hingga evaluasi pelaksanaan program CSR agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Masih ada perusahaan yang belum optimal menyalurkan CSR-nya. Ini yang akan kita pastikan. CSR bukan sekadar formalitas, tapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Seluma,” tegasnya.

BACA JUGA:Tiga Desa di Rejang Lebong Belum Serahkan LPJ Dana Desa 2025

BACA JUGA:Tak Kuat Nanjak, Fuso Bawa Pupuk Hantam Cadas

Sementara itu, Tim CSR Pusat akan bertugas menjalin komunikasi dan menjajaki kerja sama dengan perusahaan besar di luar daerah, termasuk perusahaan nasional dan BUMN, agar dapat menyalurkan dana CSR ke Kabupaten Seluma.

“Kita tidak hanya bergantung pada perusahaan yang ada di Seluma. Banyak perusahaan besar di luar daerah yang memiliki program CSR. Jika ada peluang, tentu kita tarik ke Seluma,” jelas Teddy.

Menurut Teddy Rahman, secara regulasi perusahaan diwajibkan mengalokasikan sekitar 3 persen dari laba bersih setiap tahun untuk program CSR. Jika dikelola dengan baik dan tepat sasaran, dana tersebut dapat menjadi sumber pendukung penting bagi pembangunan daerah.

Dana CSR tersebut akan diarahkan untuk mendukung sektor prioritas seperti pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga program sosial lainnya.

“CSR bisa membantu pembangunan jalan, fasilitas umum, beasiswa pendidikan, hingga penguatan UMKM. Jangan sampai potensi ini disia-siakan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). OPD diminta aktif menyiapkan program yang jelas dan terukur agar mudah ditawarkan kepada pihak perusahaan.

“OPD harus siap dengan konsep dan program. Kalau kita pasif, peluang akan lewat begitu saja. Ini era kerja cepat dan responsif,” pungkas Teddy Rahman.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan