73 Ribu Siswa Terima Manfaat MBG
Budhi//BE Pemberian MBG pada siswa sekolah yang ada di Kota Bengkulu beberapa waktu yang lalu.--
Harianbengkuluekspress.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bengkulu terus berjalan dan memberi dampak luas. Hingga awal tahun 2026, tercatat sekitar 73 ribu siswa dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah menerima manfaat program tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan saat ini sebanyak 30 unit dapur penyedia makanan bergizi telah beroperasi di Kota Bengkulu. Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), seluruh dapur tersebut melayani sekitar 73 ribu penerima manfaat.
“Secara umum pelaksanaan program MBG berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh siswa. Distribusi makanan juga telah sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan,” ujar Ilham, Rabu (28/1/2026) saat diwawancara BE.
BACA JUGA:STIA Bengkulu Wisuda216 Mahasiswa Angkatan XXXVI
BACA JUGA:Bupati Kaur Tekankan Penertiban Ternak dan Transparansi DD
Menurutnya, program MBG sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Meski demikian, Ilham meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk terus menyajikan menu yang bervariasi dan tetap mengacu pada standar gizi dari BGN.
“Kami mengimbau satuan pendidikan segera berkoordinasi jika menemukan kendala di lapangan, agar bisa segera dicarikan solusi sehingga program tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mencatat sebanyak 25 SPPG telah mengantongi sertifikat Standar Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Sertifikasi ini dinilai penting untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
“Sertifikat SLHS merupakan bagian penting dalam menjamin kualitas layanan pemenuhan gizi,” kata Sekretaris Dinkes Kota Bengkulu, Halian Sabdani.
BACA JUGA:Pemantapan Lokasi Batalyon Teritorial di Batu Ampar, Bupati Audiensi dengan Wamen Transmigrasi
Saat ini terdapat 28 dapur SPPG di Kota Bengkulu. Tiga di antaranya masih dalam proses pengurusan sertifikat SLHS. Satu SPPG telah mengajukan permohonan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penilaian oleh tim Dinkes.
Ia mengimbau dua SPPG lainnya agar segera mengajukan permohonan sertifikasi, sehingga seluruh dapur penyedia makanan bergizi dapat beroperasi secara optimal dan sesuai standar. (Bhudi Sulaksono)