Harian Bengkulu Ekspress

Capaian MCP Seluma Rendah, Ini Penyebabnya

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Seluma Zozi Sastro ST-Jefri/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Salah satu indikator rendahnya capaian Monitoring Center for Prevention(MCP) KPK ternyata salah satu penyebabnya adalah lambannya dalam penginputan dan penyampaian Rencana Umum Pengadaan(RUP) di setiap Organisasi perangkat daerah(OPD).

Pasalnya, Sampai saat ini baru 28 OPD dari 95 OPD saja yang sudah melakukan penginputan tersebut.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Seluma Zozi Sastro ST mengatakan lamban dalam penginputan RUP salah satu indikator rendahnya MCP KPK tersebut.

Di mana aplikasi/dashboard pengawasan yang dikembangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau, mengendalikan, dan mengevaluasi capaian kinerja program pencegahan korupsi di pemerintah daerah.

BACA JUGA:Dinas Dikbud Seluma Ikuti Rakornas, Bahas Rencana Penerapan Tes Kemampuan Akademik SD - SMP

BACA JUGA:7 Terdakwa DPRD Provinsi Bengkulu Divonis di Bawah Tuntutan, Bayar Uang Pengganti Miliaran Rupiah

“Jumlah RUP yang disampaikan OPD ini akan terus bertambah. namun sampai saat ini baru 28 OPD saja yang menyampaikan ke UKPBJ.”tegasnya.

Ditambahkan, Penginputan RUP kegiatan yang dilakukan OPD ini meliputi pekerjaan baik itu fisik ataupun non fisik. Dengan tujuan mendorong tata kelola pemerintahan melalui perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa.

“Kita juga akan menyurati OPD untuk segera melakukan dan menyampaikan Rencana Umum Pengadaan(RUP) ke UKPBJ ini,”sampainya.

Ditegaskan, jika batas akhirnya untuk penyampaian ini tertanggal 29 Februari mendatang. Sekalipun demikian, masih tetap harus segera menyampaikan ke LPSE Seluma. Karena memang pekerjaan akan mulai dijalankan.

“kita minta OPD tidak mesti di penghujung batas akhir namun sebelum batas akhir harus bisa di sampaikan,”tegasnya.

Menurutnya, Sehingga seluruh OPD harus segera menyampaikan RUP ke LPSE seluma. Tidak hanya yang di kerjakan melalui APBD maupun dari APBN. Serta kegiatan strategis nasional pun ikut harus disampaikan. 

BACA JUGA:Lebih Dekat dengan Ketua DPRD BS, Juli Hartono: Anak Guru Terjun ke Politik, Pernah Gagal Pemilu 1999

BACA JUGA:Efisiensi Bukan Alasan, Bantu Rakyat Wajib Tercapai: 14 Pejabat Eselon 2 Dilantik, 3 Ditunda

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan