Harian Bengkulu Ekspress

ADD Lebong Turun Rp4 Miliar

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, H Rizwan Effendi MM--

Harianbengkuluekspress.id  – Pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Pemerintah Kabupaten Lebong berdampak pada penurunan Alokasi Dana Desa (ADD) 2026. ADD untuk 93 desa di Kabupaten Lebong tercatat turun sebesar Rp 4 miliar, dari Rp 45 miliar pada tahun 2025 menjadi Rp 41 miliar pada tahun ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, H Rizwan Effendi MM, membenarkan ADD yang bersumber dari APBD mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk ADD 2026 memang mengalami penurunan dan akan diterima oleh 93 desa,” kata Rizwan kepada BE.
Ia menjelaskan, penurunan ADD tersebut merupakan penyesuaian kebijakan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan, yang mengatur bahwa besaran ADD ditetapkan sebesar 10 persen dari total Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

“Dana tersebut bersumber dari APBN,” ujarnya.

BACA JUGA:Daftar Tunggu Haji Kabupaten Rejang Lebong Capai 23 Tahun

BACA JUGA:Polemik dengan Petani Distan Kepahiang Evaluasi Menyeluruh PPL

Rizwan menambahkan, komponen TKDD yang diterima daerah, seperti DAU, DAK, dan DBH, mengalami penurunan. Kondisi tersebut secara otomatis berdampak pada berkurangnya ADD yang diterima pemerintah desa.

“Karena dana transfer yang diterima daerah turun, maka ADD juga ikut terdampak,” jelasnya.

Dengan adanya penurunan ADD tersebut, Rizwan meminta pemerintah desa untuk melakukan penyesuaian, terutama dalam penyusunan kembali penghasilan tetap (siltap) kepala desa dan perangkat desa.

“Pemerintah desa diminta menyesuaikan kebijakan belanja, termasuk siltap, sesuai dengan kemampuan ADD yang ada,” tuturnya.

BACA JUGA:Lima Tersangka Narkoba Dibekuk Satu Pelaku Lolos Saat Digerebek

Selain ADD, Rizwan juga mengungkapkan, DD untuk 93 desa di Kabupaten Lebong turut mengalami penurunan. Pada tahun 2025, DD yang diterima Kabupaten Lebong mencapai Rp 71 miliar, namun pada 2026 mengalami penurunan signifikan.

“Dana Desa yang diterima turun menjadi Rp 25,7 miliar,” pungkasnya. (Erick Voniker)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan