DPRD Kota Bengkulu Gaspol PAD Via Pansus
IST/BE DPRD Kota Bengkulu rapat pembentukan pansus dan rencana kerja evaluasi potensi PAD.--
Harianbengkuluekspress.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pembentukan Pansus ini sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber pendapatan daerah yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal.
Ketua Pansus PAD, Pudi Hartono, mengatakan, pansus akan bekerja selama enam bulan ke depan dengan fokus melakukan pemetaan dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sumber PAD, mulai dari pajak hingga retribusi daerah. Hasil kajian tersebut akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi dan menjadi dasar penetapan target PAD pada APBD Tahun Anggaran 2027.
“Kami ingin membedah secara detail potensi PAD yang ada. Target ke depan harus disusun berdasarkan data yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Pudi Hartono, Senin (2/2/2026) kepada BE.
Ia menegaskan, pembentukan Pansus PAD merupakan wujud komitmen DPRD dalam mendorong kemandirian fiskal daerah sekaligus memperbaiki perencanaan pendapatan agar lebih realistis dan terukur.
Selama masa kerja enam bulan, pansus dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai potensi pendapatan, termasuk menelusuri kemungkinan kebocoran PAD serta mengkaji objek pajak baru yang belum tercatat atau belum dimanfaatkan secara optimal.
“Target PAD harus realistis namun tetap progresif. Ini penting agar pembangunan Kota Bengkulu ke depan memiliki fondasi fiskal yang kuat,” jelasnya.
Pembentukan Pansus PAD juga tidak terlepas dari evaluasi realisasi PAD pada tahun-tahun sebelumnya. DPRD mencatat capaian PAD Tahun 2024 belum memenuhi target, sehingga diperlukan langkah korektif agar kondisi serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, DPRD turut menyoroti target PAD 2026 yang ditetapkan sebesar Rp416 miliar. Menurut Pudi, besaran tersebut masih memerlukan penjelasan komprehensif terkait dasar perhitungan serta kesesuaian dengan potensi riil yang dimiliki daerah.
“Dengan adanya Pansus PAD, kami berharap pemetaan potensi pendapatan daerah dapat dilakukan secara objektif dan terukur, sehingga target yang ditetapkan benar-benar mencerminkan kemampuan dan potensi Kota Bengkulu,” pungkasnya. (Medi Karya Saputra)