Pelayanan Publik Perpusda Mukomuko Makin Mudah
Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Mukomuko, pihaknya tingkatkan pelayanan untuk masyarakat.-. IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi pengunjung, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Mukomuko terus melakukan terobosan-terobosan. Saat ini telah diterapkan penyediaan tiga barcode.
“Mulai kami terapkan penyediaan tiga barcode layanan bagi seluruh pengunjung di perpustakaan,” sampai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah. ]
Ia menjelaskan, tiga barcode tersebut disiapkan untuk memudahkan akses dan memperkuat interaksi antara pengunjung dan pengelola perpustakaan. Barcode pertama berfungsi sebagai akses kode WiFi. Melalui barcode ini, pengunjung yang menggunakan telepon genggam berbasis Android dan kehabisan kuota internet dapat langsung tersambung ke jaringan WiFi perpustakaan. Barcode kedua disediakan khusus untuk kuisioner penilaian. Pengunjung dapat memberikan masukan, kritik, serta penilaian terhadap fasilitas dan pelayanan perpustakaan secara langsung dan transparan. Sedangkan barcode ketiga difungsikan sebagai layanan pengaduan dan pelayanan, sehingga masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau kebutuhan secara cepat dan terdokumentasi.
“Penerapan sistem barcode ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan publik di sektor literasi dan kearsipan. Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang ramah, mudah diakses, dan mengikuti perkembangan teknologi. Barcode WiFi membantu pengunjung tetap bisa mengakses informasi, sementara kuisioner dan pengaduan menjadi sarana evaluasi bagi kami,” bebernya.
BACA JUGA: Tiga Pejabat JPT Pratama di Bengkulu Utara Segera Dilantik
BACA JUGA: Sukseskan UHC, Pemkab Mukomuko Butuh Dukungan Perusahaan
Selain peningkatan layanan digital, perpsutakaan juga tengah menyusun jadwal kunjungan khusus bagi sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan untuk mengatur kunjungan secara lebih tertib dan terprogram, mengingat selama ini pengunjung terbanyak perpustakaan berasal dari kalangan pelajar.(budi)