Harian Bengkulu Ekspress

Dinsos Minta Operator SIKS-NG Segera Diaktifkan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Dr Hambali, SPd MPd MH--

Harianbengkuluekspress.id – Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong mengingatkan pemerintah kecamatan, desa,
dan kelurahan agar segera mengaktifkan Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-
NG). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan data sosial masyarakat berjalan optimal, akurat, dan selalu mutakhir.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Dr Hambali, SPd MPd MH mengatakan, pengaktifan Operator
SIKS-NG memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah desa dan kelurahan dalam pengelolaan data serta
pengusulan penerima bantuan sosial.

“Dengan diaktifkannya Operator SIKS-NG, pemerintah desa dan kelurahan dapat langsung mengusulkan masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial, namun telah memenuhi kriteria,” ujar Hambali kepada BE.

Selain mengusulkan penerima baru, operator juga berwenang melakukan sanggahan terhadap penerima bantuan sosial yang dinilai sudah tidak layak menerima bantuan.

BACA JUGA:Kematian GFR Masih Misteri, Satreskrim Polres Kepahiang Periksa 7 Saksi

BACA JUGA:Desak Usut Pelaku, Istri 4 Korban TPPO di Kamboja Lapor ke Polda Bengkulu

“Operator SIKS-NG bisa melakukan sanggahan terhadap penerima bansos yang secara kondisi ekonomi sudah tidak memenuhi syarat. Ini penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Hambali berharap seluruh pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan segera menindaklanjuti imbauan tersebut.

Dengan data sosial yang akurat dan terus diperbarui, penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Rejang Lebong
diharapkan semakin transparan, adil, dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, Operator SIKS-NG merupakan ujung tombak pengelolaan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional
(DTSEN) di tingkat desa dan kelurahan. Operator bertugas melakukan verifikasi, validasi, serta pemutakhiran data
masyarakat sesuai kondisi riil di lapangan.

Melalui sistem ini, setiap perubahan kondisi sosial ekonomi warga dapat segera diinput dan dijadikan dasar
penyaluran berbagai program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non
Tunai (BPNT). (Ari Apriko)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan