Banyak Warga Benteng Derita Hipertensi
Kepala Dinkes Benteng, Barti Hasibuan SKM--
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kembali menggalakan kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) yang merupakan program prioritas dari Pemerintah Pusat.
Seperti tahun lalu, CKG akan kembali dilaksanakan di semua fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) yang ada di wilayah Kabupaten Benteng. Baik itu di rumah sakit maupun di Puskesmas yang tersebar di 11 kecamatan se-Kabupaten Benteng.
"CKG masih menjadi program prioritas Presiden tahun 2026. Sehingga, semua Fasyankes akan melaksanakan CKG," tegas Kepala Dinkes Benteng, Barti Hasibuan SKM.
Dijelaskan Barti, pelaksanaan CKG di Kabupaten Benteng tahun 2025 telah berjalan lancar. Antusias masyarakat untuk datang dan menjalani pemeriksaan kesehatan cukup tinggi.
"Caapaian CKG tahun lalu diposisi 26 persen. Artinya, 26 persen masyarakat di Kabupaten Benteng telah mengikuti CKG. Tahun ini, kita targetkan minimal di posisi 30-35 persen," jelasnya.
BACA JUGA: Pembangunan KDMP Ditolak, Pemkab Lebong Kumpulkan Tokoh Tiga Desa
BACA JUGA: Kemiskinan Ekstrem Rejang Lebong Turun
Hasil pemeriksaan, masyarakat Kabupaten Benteng paling banyak menderita penyakit hipertensi alias darah tinggi serta penyakit diabetes miletus.
"Hasil evaluasi CKG 2025, penyakit atau diagnosa paling banyak ialah penyakit hipertensi dan DM. Disisi lain, ketersediaan alat paling banyak memang itu, yaitu alat pemeriksaan gula daerah, kolesterol dan hipertensi," terangnya.
Selain itu, Barti juga mengungkapkan, bahwa ketersediaan barang medis habis pakai (BMHP) dalam kondisi terbatas. Iapun berharap ada bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan agar layanan kesehatan bisa lebih optimal.
"Mudah-mudahan ada bantuan habis pakai dari pusat. Saat ini, kita optimakan ketersediaan yang ada," tutup Barti.(bakti)