Harian Bengkulu Ekspress

Anggaran THR ASN Benteng Rp 17 Miliar

Kabid Perbendaharaan BKD Benteng, Herlinawati SIP--

Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah menyiapkan anggaran untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) atau gaji 14 bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), DPRD, Bupati dan Wakil Bupati.

Secara keseluruhan, anggaran yang digelontorkan menembus angka Rp 17 miliar.

"Anggaran yang disiapkan untuk pembayaran THR kurang lebih Rp 17 miliar," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng, Tripuja Nugraha SSos MAP, melalui Kabid Perbendaharaan, Herlinawati SIP.

Dijelaskannya, pembayaran THR dilakukan setelah diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang penyaluran THR. Sesuai rencana, penyaluran THR telah dimulai sejak Rabu, 11 Maret 2026 dan dilaksanakan paling lambat tanggal 12 Maret 2026.

"Penyaluran THR di sejumlah OPD sudah mulai dilakukan sejak Rabu sore, yaitu bagi OPD yang sudah menyampaikan berkas pengajuan THR.

BACA JUGA:Fee 15 Persen Jerat Bupati RL, Barang Bukti Rp980 Juta Diamankan

BACA JUGA: TPID Benteng Pantau Harga Sembako

Paling lambat besok (12 Maret,red) THR sudah disalurkan ke seluruh ASN," ungkapnya.

Lebih lanjut, Herlina menyampaikan, penyaluran THR  dilaksananakan dengan mempedomani Peraturan Pemerintah (PP) nomor 9 tahun 2026 tentang pemberian THR dan gaji ketiga belas kepada ASN, pensiunan, penerima pensiun dan penerima tunjangan.

Terkhusus PPPK dengan masa kerja lebih dari 1 tahun, maka berhak menerima THR dengan mengacu pada besaran penghasilan 1 bulan yang diterima.

Namun, bagi PPPK dengan masa kerja kurang dari 1 tahun, yang bersangkutan diberikan THR secara proporsional sesuai bulan bekerja yang mengacu pada besaran penghasilan 1 bulan yang diterima.

Artinya, THR diberikan secara proporsional sesuai perhitungan masa kerja dibagi 12 bulan dikalikan satu bulan penghasilan.

"Sedangkan untuk PPPK paruh waktu, pambayaran THR memang belum dianggarkan. Karena mereka baru dilantik pada awal tahun 2026 ini," tutup Herlina.(bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan