Harian Bengkulu Ekspress

Program PSR 2026, BS Targetkan Peremajaan Sawit 500 Hektar

RENALD/BE Arief Budiman--

Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Pertanian terus mendorong peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang kembali dilaksanakan pada tahun 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit, sekaligus memperbaiki kualitas tanaman yang sudah tidak produktif. Untuk tahun ini, Bengkulu Selatan mendapatkan alokasi peremajaan sawit dari pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Arief Budiman mengatakan pelaksanaan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin dan Wakil Bupati Yevri Sudianto untuk terus memajukan sektor perkebunan masyarakat.

“Sesuai perintah Bupati Bengkulu Selatan dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan, kami terus berupaya memajukan perkebunan kelapa sawit masyarakat. Salah satunya melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ujar Arief.

BACA JUGA:Pemkab Kaur Pastikan Stok LPG Aman dan Sesuai HET

BACA JUGA:Alsintan Kembali Berdatangan, 3 Jonder Tambah Kekuatan Petani

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 ini Bengkulu Selatan mendapatkan mandat dari BPDPKS untuk melaksanakan peremajaan sawit rakyat seluas 500 hektar.

Namun hingga saat ini, lahan yang telah siap untuk dilakukan peremajaan baru mencapai sekitar 130 hektar. Pemerintah daerah masih terus mendorong percepatan kesiapan lahan agar target program dapat tercapai.

“Sampai saat ini baru sekitar 130 hektar yang sudah siap dilaksanakan peremajaannya,” jelas Arief.

Menurutnya, Dinas Pertanian nantinya akan melakukan monitoring serta pengawasan secara langsung terhadap pelaksanaan program tersebut. Hal ini dilakukan agar program PSR benar-benar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi petani.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan pengawasan agar program ini dapat berjalan sesuai harapan,” demikian Arief. (Renald)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan