Hati-hati Melintas di Jalinsum Mukomuko
alinsum di Mukomuko yang tengah dilakukan tambal sulam. -IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Masyarakat pengguna kendaraan, termasuk kendaraan yang tengah melakukan perjalanan untuk mudik ke kampung halaman dan melintasi jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang Pinang- Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko harus ekstra hati-hati. Pasalnya di sejumlah titik ruas jalan tengah ada perbaikan jalan. Pekerjaan tersebut mencakup pembongkaran bagian badan jalan yang rusak. Setelah dilakukan pembongkaran, ruas jalan yang sudah dibuka tidak langsung ditimbun kembali, melainkan dibiarkan dalam kondisi terbuka untuk beberapa waktu sebelum dilakukan proses penimbunan dan perbaikan lanjutan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko bagi pengendara, terutama pada saat hujan turun. Lubang bekas pembongkaran badan jalan kerap tertutup genangan air sehingga tidak terlihat jelas oleh pengendara yang melintas.
“Kami selaku pengguna jalan sangat mendukung adanya perbaikan. Tapi jalan yang sudah dibongkar itu jangan lama-lama terbuka, karena sangat mengancam keselamatan pengendara ditambah lagi jika cuaca hujan lebat dan gelap,” keluh pengendara warga Mukomuko, Wahyu.
BACA JUGA: Takbir Keliling di Lebong Ditiadakan
BACA JUGA: Polres Kepahiang dan Jurnalis Bagikan Takjil
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Ir Apriansyah ST MT ketika menyampaikan, kegiatan perbaikan itu tengah dilakukan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Kegiatannya melaksanakan pekerjaan perbaikan jalan berupa tambal sulam pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Ia mengimbau kepada masyarakat atau pengendara untuk lebih berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut, terutama pada malam hari atau saat kondisi cuaca hujan. Sejumlah titik jalan yang sedang dalam tahap perbaikan memang memerlukan proses pembongkaran terlebih dahulu sebelum dilakukan penimbunan kembali agar kualitas perbaikan lebih maksimal.
”Mulai kemarin,aspal yang dibongkar itu sudah mulai dilakukan penutupan kembali. Kami imbau masyarakat yang melintas berhati-hati dan pelankan kecepatan kendaraannya,” ujarnya.(budi)