Harian Bengkulu Ekspress

Penghematan, Ini Anggaran yang Dipangkas Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto-Istimewa/Bengkuluekspress.-

Harianbengkuluekspress.id- Pemerintah mulai mengambil langkah efisiensi anggaran untuk menjaga keuangan negara tetap sehat.  Banyaj anggaran program yang dipangkas.
Namun, program-program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dipastikan tidak akan dipangkas.
Penghematan justru diarahkan ke pos pengeluaran kementerian dan lembaga yang masih bisa ditekan, seperti belanja jasa, perjalanan dinas, belanja aparatur, dan pengadaan peralatan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan langkah ini diambil untuk menjaga disiplin fiskal dan memastikan program prioritas tetap berjalan.

Pemerintah ingin memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak melebihi 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

BACA JUGA:MBG Polri di Bengkulu Selatan Berlanjut, Sasar Ibu Hamil dan Balita

BACA JUGA:Pengacara Sebut Pelaku Diduga Terorganisir dan Bukan Warga Sipil

“Arahan Presiden jelas, defisit harus tetap di bawah 3%. Idealnya bahkan seimbang antara pemasukan dan pengeluaran,” kata Airlangga.

Setiap kementerian diminta meninjau kembali pengeluaran yang tidak bersifat prioritas dan menghitung potensi penghematannya. Angka penghematan final akan diumumkan setelah keputusan Presiden Prabowo Subianto diambil.

Langkah ini juga menjadi antisipasi menghadapi risiko global, seperti kenaikan harga energi akibat konflik internasional. Dengan memotong anggaran nonprioritas, pemerintah berharap bisa menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan keberlanjutan program yang berdampak langsung pada masyarakat.(**)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan