Gerai KDKMP di Benteng Dianggarkan Rp 3 Miliar
Kepala Disdagperinkop dan UKM Benteng, Gunawan R SE MM--
Harianbengkuluekspress.id - Pembangunan gerai koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Selain itu, kehadiran gerai KDKMP nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Terutama dalam menyajikan aneka kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan.
"Rencana bisnis di setiap gerai KDKMP berbeda-beda. Yaitu, disesuaikan dengan hasil musyawarah di setiap desa masing-masing. Namun, KDKMP diarahkan untuk penjualan kebutuhan pokok serta pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan. Akan tetapi, ada kecenderungan juga lari ke simpan pinjam," terang Kepala Disdagperinkop dan UKM Kabupaten Benteng, Gunawan R SE MM.
BACA JUGA: Calon Penerima Bantuan Rehab RTLH di Benteng Diverifikasi
BACA JUGA:Wanita Bakar Mantan Kekasih Ditetapkan Tersangka
Dijelaskan Gunawan, pengisian produk yang akan disajikan di gerai KDKMP nantinya akan langsung dilakukan oleh Pemerintah Pusat.
Secara keseluruhan, masing-masing KDKMP mendapatkan ploting anggaran berkisar Rp 3 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 1,2 miliar dialokasikan untuk pembangunan gedung dan sisanya dipergunakan untuk pengisian produk usaha serta fasilitas kendaraan KDKMP.
"Untuk setiap gerai KDKMP itu dianggarkan sekitar Rp 3 miliar. Dimulai dari untuk pembangunan gedung, fasilitas kendaraan dan lainnya," jelas Gunawan.
Terkhusus di wilayah Kabupaten Benteng, sambung Gunawan, dari total 142 desa dan 1 kelurahan di 11 Kecamatan, sebagian desa di wilayah Kabupaten Benteng telah menyediakan lahan untuk pembangunan gerai KDKMP dan terdafar di sistem informasi managemen koperasi desa/kelurahan (Simkopdes) yang merupakan platfon digital terintegrasi untuk mengelola, memantau dan mentransformasi koperasi desa menjadi modren dan transparan.
Diakhir Maret 2026 ini, yang tertera di Simkopdes ada sebanyak 63 KDKMP.
"Dari 63 KDKMP yang terdaftar di Simkopdes, sebanyak 41 titik lokasi pembangunannya telah dimulai," pungkasnya.(bakti)