Lebong Optimis Raih WTP
Serahkan: Wabup Lebong Bambang ASB SSos MSi ketika menyerahkan secara langsung LKPD tahun anggaran 2025 kepada BPK RI.- IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong optimis pada tahun 2026 ini akan meraih opini Wajar Tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025.
Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Bambang ASB Ssos MSi setelah menyerahkan secara langsung LKPD tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Bengkulu, Selasa 31 Maret 2026.
“Kita harapkan Lebong bisa mendapatkan opini WTP yang akan disampaikan BPK pada buan Mei mendatang,” sampainya.
BACA JUGA: Sambangi Korban Kebakaran, Bupati Kepahiang Gratiskan Pengurusan Dokumen yang Terbakar
BACA JUGA: Plt Bupati Rejang Lebong Tekankan Sinergi OPD
Lanjut Wabup, dalam penyerahan dokumen LKPD sendiri langsung diterima oleh kepala perwakilan BPK RI Provinsi Bengkulu dan nantinya setelah LKPD diserahkan, tim BPK akan langsung melakukan pemeriksaan.
“Jika tidak ada kendala dalam beberapa hari kedepan tim BPK melakukan pemeriksaan,” ucapnya.
Nantinya ucap Wabup, tim dari BPK RI perwakilan Provinsi Bengkulu sendiri setidaknya akan melakukan pemeriksaan LKPD yang telah diserahkan lebih kurang selama 30 hari dan selanjutnya Pemkab Lebong menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).
“Penyerahan LHP juga bersamaan pengumuman opini yang akan diterima Kabupaten Lebong,” jelasnya.
Ditambahkan Wabup, LKPD tahun anggaran 2025 yang telah disampaikan kepada BPK RI perwakilan Provinsi Bengkulu, dari masing-masing OPD nantinya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan optimis tidak mengalami kendala yang berarti dan jikapun ada nantinya bisa terselesaikan dengan baik.
“Kita optimis mampu mempertangungjawabkan atas LKPD yang telah diserahkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini juga Wabup berpesan kepada seluruh OPD agar bisa kooperatif dan sigap ketika tim pemeriksa membutuhkan, sehingga nantinya pemeriksaa bisa berjalan dengan lancar. Jika nantinya bejalan dengan lancar, maka yang akan diuntungkan adalah Kabupaten Lebong.
“Kita tunjukan pemerintahan di Kabupaten Lebong, bisa menjaga akuntabilitas dan prrofesional mempertanggungjawabkan apa yang telah dilaksanakan,” tuturnya.(erik)