Desa Seguring Bangun Gorong-gorong
Kepala Desa Seguring, Yan Husin Damiri--
Harianbengkuluekspress.id - Meski anggaran Dana Desa tahun 2026 mengalami pemangkasan signifikan, Pemerintah Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, tetap berupaya menjalankan program pembangunan prioritas. Dengan total anggaran yang hanya mencapai Rp 245 juta, desa tersebut hanya bisa melaksanakan kegiatan fisik berupa pembangunan gorong-gorong.
Kepala Desa Seguring, Yan Husin Damiri, mengungkapkan bahwa pembangunan gorong-gorong tersebut dinilai sangat mendesak karena sering terjadi genangan air di lokasi tersebut, terutama saat hujan turun.
"Meski anggaran dana desa minim, hanya Rp 245 juta di tahun 2026 ini, kami tetap menganggarkan satu kegiatan fisik, yakni pembuatan gorong-gorong di depan masjid karena sering terjadi genangan air, terutama saat hujan," ujar Yan Husin.
Yan Husin menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa tidak dapat melaksanakan pembangunan fisik lainnya seperti peningkatan jalan lingkungan. Kondisi ini merupakan dampak dari pemangkasan Dana Desa yang mencapai lebih dari 60 persen.
BACA JUGA:Sidang Korupsi DAK Dinas Pertanian Kaur: 4 Saksi Akui Setor Fee Proyek Segini
BACA JUGA:Desa Air Bening Belum Pastikan Kegiatan Fisik
"Dengan kondisi anggaran yang terpangkas lebih dari 60 persen, tentu kami harus selektif menentukan prioritas. Untuk pembangunan jalan dan kegiatan fisik lainnya belum bisa dilaksanakan tahun ini," jelas Yan Husin.
Lebih lanjut, Yan Husin menyebutkan bahwa penggunaan Dana Desa tahun 2026 harus mengacu pada delapan fokus prioritas yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Di antaranya penanganan kemiskinan ekstrem melalui BLT Desa, penguatan ketahanan iklim dan tanggap bencana, hingga peningkatan layanan kesehatan skala desa.
"Kita juga harus menyesuaikan dengan delapan fokus penggunaan Dana Desa, seperti penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dukungan koperasi desa, hingga pembangunan infrastruktur melalui program padat karya tunai desa," tambahnya.
Selain itu, terdapat pula prioritas lain seperti pengembangan infrastruktur digital desa dan program sektor prioritas yang ditentukan melalui musyawarah desa. Dengan berbagai keterbatasan tersebut, pemerintah Desa Seguring berkomitmen tetap mengoptimalkan penggunaan anggaran demi kepentingan masyarakat. (Ary)