Labkesmas Benteng Segera Beroperasi
foto internet--
Harianbengkuluekspress.id - Laboratorium kesehatan masyarakat (Labkesmas) yang telah selesai dibangun pada tahun 2025 ditargetkan segera beroperasi.
Jika tak ada kendala, gedung Labkesmas yang dibangun dari dana alokasi khusus (DAK) dengan pagu anggaran Rp 12 miliar tersebut akan diresmikan dan langsung beroperasi pada bulan Mei 2026.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Benteng, Barti Hasibuan SKM menjelaskan, sesuai dengan instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Labkesmas sudah harus beroperasi paling lambat 6 bulan setelah selesai dibangun.
Mewujudkan hal itu, Pemda Benteng saat ini sedang memproses penerbitan peraturan bupati (Perbup) tentang struktur organisasi tata kelola (SOTK) Labkesmas.
"Saat ini, draf Perbup sedang digodok di Bagian Hukum Setda Pemda Benteng. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai. Kita targetkan, bulan April 2026 ini sudah keluar. Sehingga, Labkesmas bisa langsung kita resmikan dan beroperasi," terang Barti.
BACA JUGA: Pemda Benteng Serahkan LKPD ke BPK
BACA JUGA:Jembatan Garuda Dibangun, Akses BS–Kaur segera Terbuka
Lebih lanjut, Barti menjelaskan, dalam Perbup nantinya akan diatur tentang struktur organisasi pengelola Labkesmas. Perbup ini bersifat sementara sebelum akhirnya nanti dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda).
"Kedepan, pembentukan struktur organisasi Labkesmas melalui Perda. Nanti, Labkesmas berdiri sendiri dan berbentuk UPTD dibawah Dinkes dengan dikepalai oleh pejabat eselon IV," jelas Barti.
Ditahap awal, beber Barti, pemanfataan Labkesmas dengan kontruksi bangunan2 tingkat dengan luas bangunan 800 meter persegi tersebut akan dilakukan dengan menggunakan alat-alat yang tersedia di Puskesmas dan Dinkes Kabupaten Benteng.
Pasalnya, pengiriman alat kesehatan (Alkes) penunjang Labkesmas baru bisa dikirim oleh Kemenkes setelah Labkesmas beroperasi terlebih dahulu.
"Sesuai kesepakatan dengan Kemenkes, Alkes dikirim menyusul setelah SDM di Labkesmas ada. Untuk sementara, kita manfaatkan Alkes yang ada, artinya hanya melayani pemeriksaan sederhana dengan menggunakan alat yang tersedia di Puskesmas dan Dinkes saat ini," pungkas Barti.(bakti)