Pemuda Tewas Ditusuk Keris
IST/BE Kawasan Taman Simpang Kandis menjadi Tempat Kejadian Perkara kasus penusukan yang mengakibatkan seorang pemuda warga Sukaraja Seluma meninggal dunia hari Minggu 29 Maret 2026 malam.--
Harianbengkuluekspress.id - Tindak pidana penganiayaan berujung meninggalnya seseorang terjadi di kawasan Taman Simpang Kandis, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Korban diketahui bernama Dacid Dwi Ariandika seorang pemuda warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma.
Korban tewas setelah mendapatkan luka tusukan senjata tajam jenis keris dibagian punggung. Selain korban, rekan korban mengalami luka dibagian kepala. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polresta Bengkulu dan masih dalam penyelidikan. Hal tersebut dibenarkan Kanit Pidum Sat Reskrim Polresta Bengkulu, Iptu Revi Harisona SH.
"Kejadiannya Minggu 29 Maret 2026 malam di Taman Simpang Kandis. Korbannya 2 orang, satu meninggal dunia, satu mengalami luka dibagian kepala. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," jelas Iptu Revi.
Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit, bahkan sempat dibawa pulang ke rumah. Saat berada di rumah, korban mengeluhkan sakit dibagian luka bekas tusukan. Kemudian dibawa ke rumah sakit lagi, saat akan mendapatkan perawatan lanjutan (operasi) nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
"Sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, kemudian korban balik, setelah itu mengeluhkan sakit dibagian luka tusukan. Saat dibawa ke rumah sakit sempat dirawat lagi tetapi korban meninggal dunia," imbuh Iptu Revi.
BACA JUGA:Pembelian BBM Dibatasi, Maksimal Segini
BACA JUGA:Pemkot Gandeng Bank Tanah Optimalkan Lahan Terlantar
Sementara itu, dari keterangan paman korban, Sahidin, penganiayaan yang dialami korban bermula saat korban dan temannya nongkrong di kawasan Taman Simpang Kandis. Saat akan meninggalkan lokasi, sepeda motor korban yang menggunakan knalpot brong memancing ketidaksukaan dari terduga pelaku. Pelaku kemudian mendekati korban dan melakukan pengeroyokan terhadap korban dan temannya. Melihat korban dan temannya tak berdaya, pelaku melarikan diri. Korban dan temannya kemudian dibawa ke rumah sakit Gading Medika untuk mendapatkan perawatan.
"Korban memang sempat pulang, kemudian dibawa lagi ke rumah sakit dengan tujuan akan operasi. Tetapi beberapa jam sebelum operasi korban meninggal dunia," pungkasnya.(Rizky)