1.172 Rumah di Bengkulu Dibedah, Program Dimulai Juli 2026
Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Agus Wahidin (kiri) dan Asisten II Setdaprov Bengkulu RA Denni (kanan).-Eko/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Bengkulu dipastikan mulai direalisasikan pada Juli 2026.
Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dengan total alokasi sementara sebanyak 1.172 unit rumah.
Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Agus Wahidin, mengatakan pembangunan fisik akan segera berjalan setelah seluruh tahapan administrasi rampung.
“Perkiraan Juli sudah mulai berjalan. Begitu SK lokasi terbit, pembangunan langsung dilaksanakan,” ujar Agus Wahidin kepada BE usai kegiatan pembekalan di Bengkulu, Senin, 6 April 2026.
BACA JUGA:Cegah Paham Radikal, Kesbangpol Mukomuko Aktifkan Sistem Deteksi Dini hingga ke Desa
BACA JUGA:DPW PPP Bengkulu Gelar Mukerwil, Instruksikan DPC Segera Muscab
Program ini akan tersebar di 10 kabupaten/kota, dengan masing-masing daerah minimal mendapatkan kuota 100 unit rumah. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah tergantung hasil verifikasi lapangan.
Agus menjelaskan, setiap penerima bantuan akan memperoleh dana sebesar Rp20 juta per unit. Rinciannya, Rp17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya tenaga kerja.
Meski demikian, tidak semua usulan masyarakat akan langsung disetujui. Pemerintah akan melakukan verifikasi ketat melalui Tenaga Fasilitator Lapangan (TPL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta tim teknis lainnya.
Beberapa kriteria yang dapat menggugurkan calon penerima di antaranya kondisi rumah yang sudah layak huni, pernah menerima bantuan serupa, berada dalam satu bangunan yang sama, atau termasuk kategori ekonomi menengah ke atas.
“Karena, alokasinya terbatas, kita prioritaskan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jika ada yang tidak lolos, akan digantikan dengan usulan baru,” jelasnya.
Agus berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, konsep stimulan dalam program BSPS juga mendorong partisipasi masyarakat melalui gotong royong.
BACA JUGA:Kejar Target PAD 2026, DPRD Seluma Dorong Optimalisasi Perda