Harian Bengkulu Ekspress

PSN Lebih Efektif Cegah DBD di Mukomuko

Kantor Dinkes Mukomuko, pihaknya mengajak warga rutin aksi gotong royong. -IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Cuaca di wilayah Kabupaten Mukomuko berubah-ubah, kadang panas dan hujan. Kondisi tersebut harus diwaspadai seluruh masyarakat diserang berbagai penyakit, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Jajat Sudrajat SKM MSi mengatakan, langkah yang lebih efektif untuk pencegahan adalah menggerakkan masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Menurutnya, peran pemerintah desa/kelurahan dan kecamatan  penting dalam mengkoordinasikan aksi gotong royong. Termasuk warga sendiri, tidak harus menunggu dulu tapi lebih pro aktif untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular, Ruli Herlindo SKM menyampaikan, beberapa waktu lalu ditemukan kasus kasus suspek DBD di Desa Lubuk Sanai III,Kecamatan XIV Koto. Pihaknya turun ke lapangan dan melakukan berbagai langkah, salah satunya yang mendesak menggerakkan masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Kami berharap warga tidak menunggu intervensi lanjutan, tetapi langsung bergerak membersihkan lingkungan masing-masing, terutama menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti,” katanya.

BACA JUGA: 1.695 Pelajar SD di Benteng Ikuti TKA

BACA JUGA: Program Replanting di Bengkulu Utara Diawasi Ketat

 

Ia menerangkan, adapun kondisi seorang anak berusia 9 tahun warga setempat yang diserang diduga DBD dan hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan statusnya masih suspek. Ini didasarkan pada kondisi trombosit yang masih dalam batas stabil, sehingga belum dapat dipastikan sebagai kasus positif. Meski demikian, pihaknya tetap meminta kewaspadaan tidak diturunkan. "Penanganan dini melalui PSN dinilai jauh lebih efektif untuk mencegah meluasnya kasus DBD serta berbagai penyakit lainnya yang sewaktu-waktu dapat menyerang siapapun," ujarnya.(budi)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan