Dua Program Unggulan TMMD, RTLH dan Pembukaan Jalan
JEFRYY/BE Pengentasan rumah tidak layak huni satu dari dua program unggulan TMMD ke-122.--
Harianbengkuluekspress.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Kodim 0425/Seluma menghadirkan dua kegiatan unggulan, yakni pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima unit rumah dan pembukaan badan jalan sepanjang 8 kilometer.
Dansatgas TMMD ke-122, Letkol Kav Yuliansyah, S.Hub.Int, menyampaikan bahwa program ini merupakan inisiatif Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik RTLH, tetapi juga mencakup penyediaan air bersih melalui sumur bor serta pembukaan jalan. Kami pastikan seluruh kegiatan selesai sesuai jadwal sebelum penutupan pada 21 Mei 2026,” ujarnya.
Kegiatan RTLH sendiri diawali dengan pembongkaran bagian rumah yang sudah tidak layak, seperti dinding dan atap. Proses renovasi dilakukan Satgas TMMD bersama masyarakat dengan penuh semangat, salah satunya di rumah milik Suaini (58), warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil.
BACA JUGA:Progres Pembangunan SR Kaur Capai 28 Persen, Target Rampung Agustus 2026
BACA JUGA:Srikandi Garda Terdepan Penurunan Stunting
Selain itu, program pembukaan badan jalan juga terus berjalan. Pada hari pertama pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 10 persen, yang merupakan hasil kerja sejak tahap Pra-TMMD.
“Pembukaan jalan ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya untuk memperlancar transportasi serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan,” tambahnya.
Sementara itu, Pasi Ter Kodim 0425/Seluma, Lettu Inf Agus Haris, menegaskan bahwa pembukaan badan jalan menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD di wilayah tersebut.
“Dengan adanya jalan ini, masyarakat akan lebih mudah mengangkut hasil bumi sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan TMMD ini, diharapkan dampak positif dapat dirasakan masyarakat, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan, khususnya di Kabupaten Seluma.
“Tujuannya cuma satu untuk masyarakat akses mobilisasi warga semakin lancar termasuk membawa hasil perkebunan,”sampainya. (Jefrianto)