Harga Gabah di Mukomuko Capai Segini
Harga gabah kering panen di tingkat petani di Kabupaten Mukomuko lumayan tinggi.- IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Petani padi di wilayah Kabupaten Mukomuko, khsusnya di Desa Sumber Makmur Kecamatan Lubuk Pinang mulai panen padi sawah pada Musim Tanam (MT) I tahun 2026. Panen musim ini cukup mengembirakan petani. Pasalnya Harga Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani mencapai Rp 7 ribu per kilogram.
“Harga gabah kering panen saat ini Rp 7 ribu per kg,”ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Utria Dharma.
Menurutnya, untuk harga gabah tingkat petani itu cukup tinggi, jika dibanding Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram di daerah tersebut yang ditetapkan sesuai Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2026. Pihaknya juga berharap harga gabah tetap bertahan diangka Rp 7 ribu per kilogram. Karena memberikan dampak yang sangat positif bagi petani padi untuk peningkatakan perekonomian. Kepala Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko, Hadi Sulistiyo menyampaikan pelaksanaan panen padi MT 1 DI Manjuto Kanan, khususnya di desanya tengah berlangsung.
“Pelaksanaan panen telah dimulai sebagian kecil petani sejak satu minggu lalu,” katanya.
BACA JUGA: Bangun Jembatan di Mukomuko Andalkan Skema Dana Inpres
BACA JUGA:LPG Non Subsidi Naik, ASN Dilarang Beralih ke Gas Subsidi, Pemprov Awasi Ketat
Ia juga mengaku, hasil panen petani cukup meningkat dari sebelumnya. Dicontohkannya padi sawah dengan seluas 23 patok, dapat hasil panen kotor 7 ton. Tahun lalu, sawah itu hanya bisa menghasilkan gabah sekitar 5 sampai 6 ton. Petani berharap harga gabah tersebut tidak hanya diawal, tapi bisa bertahan sampai musim panen selesai. Pasalnya modal untuk turun sawah juga terbilang tinggi, mulai dari olah lahan sampai tanam, belum lagi biaya pengendalian hama.
“Sudah selayaknya, harga gabah juga bisa bertahan untuk kesejahteraan petani dan mendukung swasembada pangan,”ucapnya.(budi)