Harian Bengkulu Ekspress

17 Paket Proyek Kaur Siap Tayang

DOK/BE TITIK NOL: Bupati Kaur, Gusril Pausi didampingi Kepala OPD terkait saat melakukan titik nol perbaikan jalan menuju komplek perkantoran Padang Kempas tahun 2025 lalu.--

Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) bersiap meluncurkan tender 17 paket proyek fisik Dinas PUPR secara serentak pada Juli 2026 mendatang.  Saat ini, seluruh rangkaian proyek dengan total pagu Rp 20 miliar tersebut sedang mematangkan tahapan jasa konsultasi sebelum memasuki masa pengerjaan fisik.

“Untuk proses tender proyek sekarang dalam tahap jasa konsultasi. Mungkin Juli, akan kita launching serentak untuk seluruh proyek di Pemkab Kaur," kata Kepala UKPBJ Setda Kaur, Boyke Simanjuntak SE MM, Selasa 5 Mei 2026.

Dikatakan Boyke, dimana tahapan yang sedang berlangsung saat ini adalah proses seleksi jasa konsultasi. Peran konsultan ini sangat krusial karena mereka bertugas menyusun dokumen teknis, memberikan saran strategis, serta mengelola persiapan lelang. Langkah ini diambil guna memastikan Pemkab Kaur mendapatkan vendor pelaksana terbaik untuk proyek konstruksi nantinya.

“Untuk progres jasa konsultansi ini sudah hampir menyentuh angka 100 persen. Setelah tahapan ini tuntas, para konsultan akan memasuki masa kerja selama satu bulan penuh sebelum akhirnya dokumen siap digunakan untuk proses tender terbuka bagi pihak ketiga,” terangnya.

BACA JUGA:3 Tersangka, 34 Paket Ganja Diamankan Dalam 12 Jam

BACA JUGA:Tim Gabungan Bersihkan Pantai Panjang Kota Bengkulu

Lanjutnya, pihaknya menargetkan peluncuran tender proyek secara serentak pada bulan Juli mendatang. Keputusan untuk melakukan launching serentak ini diambil agar manajemen pengawasan lebih efektif dan seluruh proyek di bawah naungan Pemkab Kaur bisa dimulai dalam waktu yang bersamaan setelah urusan administrasi rampung. Dimana di tahun anggaran 2026 ini, terdapat sekitar 19 hingga 24 paket pekerjaan yang akan masuk meja tender dengan total pagu anggaran mencapai Rp 20 miliar.

“Seluruh paket tersebut terkonsentrasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang mencakup pembangunan jalan, jembatan, hingga perbaikan infrastruktur penunjang lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kaur, Lendrianto, mengkonfirmasi bahwa meski saat ini kegiatan fisik belum terlihat di lapangan, semuanya sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).  Pihaknya optimis pengerjaan fisik di lapangan akan mulai terlihat pada bulan Juni atau paling lambat pada Agustus mendatang.

“Kita berharap seluruh proses lelang berjalan transparan tanpa hambatan teknis yang berarti. Koordinasi intensif antara OPD terkait dan UKPBJ terus diperkuat agar target penyelesaian seluruh proyek infrastruktur ini dapat tercapai tepat waktu sebelum pergantian tahun,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, seluruh sumber pendanaan tahun ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) murni, mengingat tidak adanya kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Dinas PUPR Kaur di tahun 2026. Beberapa proyek strategis yang menjadi sorotan antara lain peningkatan jalan Naga Rantai-Muara Sahung serta pembangunan jalan di wilayah Bukit Makmur.(Irul)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan