Harian Bengkulu Ekspress

Hama Tikus Menyerang Padi di Mukomuko

Hama tikus mengancam padi sawah di Kabupaten Mukomuko, petani diminta tidak lengah.-IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Petani padi sawah khususnya di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko mulai cemas. Pasalnya hama tikus mulai menyerang disejumlah titik yang berpotensi menurunkan hasil panen. 

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman SP MP melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dodi Ardiansyah SP M Ling  menyampaikan, serangan hama itu terutama terjadi pada lahan sawah yang sebelumnya merupakan areal perkebunan kelapa sawit yang telah direplanting atau dialihfungsikan menjadi sawah. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu pemicu berkembangnya populasi tikus, karena habitat awalnya terganggu dan berpindah ke area persawahan. Pihaknya bersama petugas di lapangan langsung bergerak ke lokasi. 

"Upaya pengendalian dilakukan dengan menyalurkan bantuan obat pembasmi hama kepada petani terdampak guna menekan perkembangan populasi tikus di lapangan," ujarnya. 

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Jaga Stabilitas Harga Pangan

BACA JUGA: 3 Sekolah di Benteng Diusulkan Jadi Sekolah Nasional Terintegrasi

Menurutnya, petani sangat khawatir karena serangan tikus cukup meresahkan. Dalam waktu singkat, tanaman padi yang mulai mengeluarkan buah dapat rusak akibat digigit dan dirusak oleh hama tersebut. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan serangan akan meluas ke lahan lainnya.

“Adanya laporan petani, kami langsung turun ke lapangan dan memberikan bantuan obat pembasmi hama. Ini langkah cepat agar serangan tidak meluas dan bisa segera dikendalikan,” katanya. 

Ia menjelaskan, selain bantuan obat, pihaknya juga mengimbau petani untuk melakukan pengendalian secara terpadu. Diantaranya dengan menjaga kebersihan lahan, melakukan perburuan tikus bersama, serta memasang perangkap di titik-titik rawan. Pihaknya juga terus memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan serangan dapat dikendalikan. Jika ditemukan potensi peningkatan serangan, langkah penanganan lanjutan akan segera dilakukan.

“Alhamdulillah, serangan hama tikus masih dapat terkendalikan. Tapi harus tetap dijaga dan dipantau, sehingga tidak berdampak hasil produksi padi sawah menurun,” demikian Dodi.(budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan